JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Tempat penitipan kendaraan (sepeda motor) di kawasan Pelabuhan Banjar Bias, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung kini tak aman lagi.

Menyusul adanya laporan terkait dua unit sepeda motor yang hilang. Hingga Senin (8/4/2019), kasusnya belum terungkap dan petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa kehilangan tersebut baru diketahui pada Sabtu (5/4) lalu. Menurut petugas parkir yang enggan namanya disebutkan, sepeda motor yang hilang adalah milik warga yang menyeberang ke Nusa Penida. Sebelumnya, dua sepeda motor merek Yahama Juiter dan Mio tersebut menang diparkir di lokasi penitipan setempat.

Selain kehilangan sepeda motor, beberapa waktu lalu juga sempat terjadi peristiwa pencongkelan sadel motor. Tapi pelaku hanya mencuri bagian CDI (Capacitor Discharge Ignition) saja. Terkait rentetan kejadian ini, petugas kepolisian baik dari Polsek Dawan maupun Polres Klungkung dikatakan sudah mendatangi lokasi. Bahkan beberapa kali meminta keterangan kepada warga di sekitar lokasi. 


Diakui oleh juru parkir ini, bahwa peristiwa pencurian sepeda motor baru kali pertama terjadi. Sebelumnya, warga yang menitipkan kendaraan tidak pernah mengeluhkan apa-apa. Agar peristiwa serupa tidak terulang, maka saat ini sistem penitipan dan pengambilan kendaraan diperketat. Saat mengambil kendaraan, pemilik tidak hanya diminta menunjukkan bukti parkir tetapi juga STNK. "Semoga kasus ini cepat terungkap. Apalagi pelaku sudah terekam CCTV saat mengambil sepeda motor di lokasi penitipan," ujarnya.

Di sisi lain, Kasubag Humas Polres Klungkung, AKP I Putu Gede Ardana membenarkan terkait adanya laporan kehilangan kendaraan di lokasi penitipan di Pelabuhan Banjar Bias tersebut. Hanya saja, pihaknya belum bersedia memberi informasi secara mendetail. Lantaran hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan.

Pihak kepolisian juga mengumpulkan data untuk memastikan apakah peristiwa tersebut murni pencurian, atau justru karena ada warga yang salah mengambil kendaraannya. "Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini," ujarnya singkat. (dia)