JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, Sabtu (30/3) malam menyebabkan sebuah pohon Bunut raksasa tumbang.

Naasnya, pohon berdiameter 30 cm tersebut menimpa atap Bale Gong, Pura Subak Abian Sari Bhuana, Dusun Jurang Pait, Desa Kutampi. Beruntung tidak ada korban jiwa, mengingat satu jam sebelum kejadian Sekaa Gong "Bangsing Bunut" sempat berlatih untuk persiapan Pesta Kesenian Bali (PKB).

Berdasarkan informasi di lapangan, sejak pukul 19.30 Wita Sekaa Gong "Bangsing Bunut" sudah memulai latihan di Bale Gong tersebut. Latihan ini merupakan kegiatan rutin, apalagi sebentar lagi sekaa gong setempat akan tampil sebagai Duta Kabupaten Klungkung dalam ajang tahunan Pesta Kesenian Bali (PKB). Menginjak pukul 22.00 Wita hujan lebat mulai turun. Sementara, sekaa gong masih terus berlatih hingga bubar tepat pukul 23.00 Wita.

Hanya berselang satu jam setelah sekaa gong pulang, pukul 24.00 Wita tiba-tiba angin kencang datang dan beberapa saat kemudian warga mendengar bunyi menyeruak cukup keras. Perbekel Kutampi, Wayan Cemeng ketika dikonfirmasi, Minggu (31/3) mengatakan warga yang mendengar bunyi tersebut langsung berhamburan ke luar rumah. Setelah dicek, ternyata Pohon Bunut yang tumbang dan menimpa atap Bale Gong, Pura Subak Abian Sari Bhuana.

"Kejadiannya sangat cepat warga sampai kaget dikira ada rumah yang hancur diterjang angin puting beliung,” ujar Wayan Cemeng. Meski demikian, melihat kondisi masih hujan dan gelap, warga pun tidak langsung melakukan evakuasi. Keesokan harinya, barulah peristiwa tersebut dilaporkan dan warga bersama anggota BPBD melakukan pembersihkan.

Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, lima anggota TRC BPBD Klungkung serta 2 TRC Balawista Pos Nusa Penida langsung diterjunkan ke lokasi. "Proses evakuasi pohon tumbang di Nusa Penida memakan waktu satu jam  dibantu juga oleh warga setempat," jelasnya. (dia)