JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Warga Dusun Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung  tak hanya diusik kepulan asap TPA, akan tetapi juga diresahkan oleh serangan anjing liar.

Bahkan sejumlah ternak warga mati dimangsa kawanan anjing yang berkembangbiak di sekitar TPA Sente tersebut. Salah satu warga Dusun Sente, Ni Nyoman Surati (50) menuturkan, belasan anjing liar tersebut memang sangat meresahkan warga. Apalagi, ternaknya sudah dua kali menjadi korban. Pertama, kejadiannya setahun yang lalu, lima ekor babi miliknya dimangsa anjing-anjing tersebut. Selanjutnya, peristiwa serupa kembali terulang dua minggu lalu.

Saat itu, perempuan paruh baya ini tidak menyangka lima ekor anak babinya didatangi kawanan anjing liar. Ia baru tersadar ketika melihat banyak ceceran darah di kebunnya. Saat dicek, rupanya satu ekor anak babinya hilang. Bahkan di dekat induk babi juga ditemukan banyak darah. Tak berselang lama dari kejadian itu, gerombolan anjing liar kembali menyerbu. Kali ini, Surati melihat langsung bagaimana belasan anjing liar tersebut menyerang lalu mencabik-cabing satu ekor anak babinya. 

"Saya berusaha menyelamatkan anak babi itu, tapi anjing-anjing itu malah mau mengigit saya. Untung suami saya datang jadi anjing yang jumlahnya sampai 15 ekor itu pergi lagi ke bukit di TPA,” tuturnya seraya mengatakan induk dan anak-anak babinya memang tidak dikandangkan, dan dibiarkan bebas di kebun miliknya.

Melihat kejadian itu, Surati yang mengalami banyak kerugian tak tinggal diam. Dia melaporkan peristiwa tersebut ke kantor desa. Bahkan suaminya, Komang Muliarta sempat memberi racun kepada anjing-anjing tersebut. Tapi yang mati hanya tiga ekor dan sisanya tetap berkembang biak di kawasan perbukitan dekat TPA Sente. "Semoga petugas cepat datang dan melakukan eleminasi. Karena banyak warga di sini yang memelihara ternak. Jadi mereka juga resah," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kadus Sente, Nengah Sutaryajana. Menurutnya, serangan anjing liar bukanlah hal baru di wilayahnya. Bahkan sebelumnya, anjing-anjing terdebut juga menyerang ayam dan sapi milik warga. Sepengetahuannya, anjing tersebut berkembang biak di goa-goa yang ada di sekitar tebing, dekat TPA Sente. Semakin bertambahnya waktu, kawanan mereka pun semakin banyak dan ganas.

Atas bermasalahan ini, Sutaryajana mengaku sudah melapor ke Bidang Kesehatan Hewan Kabupaten Klungkung. Laporan itupun sudah direspon, rencananya tanggal 1 April mendatang petugas eleminasi akan turun ke lokasi. "Semoga setelah dilakukan eleminasi, tidak ada lagi anjing liar yang meresahkan warga kami," harapnya.

Di sisi lain, Kadis Pertanian Klungkung, IB Juanida menyampaikan sudah mendapat informasi mengenai keberadaan anjing liar tersebut. Petugas eleminasi dari Dinas pun sudah diterjunkan seminggu yang lalu. "Kami sudah tindaklanjuti besoknya dengan langsung eleminasi setelah mendapat laporan,” ujarnya. (dia)