JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Jelang Hari Raya Nyepi Kamis (7/3) mendatang, aktivitas penyebrangan di Pelabuhan tradisional Kusamba mulai mengalami peningkatan. Lonjakan penyebrangan penumpang maupun barang sudah terjadi sejak tiga hari lalu. Melihat kondisi ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung pun mengingatkan agar pemilik boat tetap mengutakan keselamatan penumpang.

Putu Mariasa, salah seorang buruh angkut di Pelabuhan Banjar Bias, Kusamba, Senin (4/3) menuturkan, lonjakan penumpang ke Nusa Penida sudah terlihat sejak tiga hari lalu. Didominasi oleh penduduk lokal yang akan merayakan Hari Raya Nyepi di kampung halamannya. Dibarengi pula dengan peningkatan pengiriman barang, seperti sembakao dan alat-alat untuk upacara.

Menurut Mariasa, kondisi yang serupa selalu terjadi di setiap tahunnya. Oleh karena itu ia bisa memastikan puncak lonjakan penumpang akan terjadi sehari sebelum Tawur Kesanga, yakni Selasa (5/3) hari ini. "Kalau ramainya sudah sejak tiga hari lalu. Banyak orang yang nyebarang ke Nusa Penida dan pengiriman barang ke Lembongan juga naik. Biasanya sehari sebelum Kesanga pasti lebih banyak lagi penumpangnya," ujarnya.

Di sisi lain, petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, Wayan Sudiantara mengatakan, jumlah penumpang yang menyebrang tidak seramai tahun sebelumnya. Dirinya menduga hal itu disebabkan karena ada prosesi melasti di Nusa Penida. Di samping itu, penumpang juga dikatakan banyak yang beralih menggunakan Kapal Roro. Meski demikian, dengan lonjakan penumpang yang terjadi, Sudiantara mengingatkan agar pengelola boat tetap memprioritaskan keselamatan penumpang. Pihaknya meminta agar boat tak mengangkut penumpang hingga melebihi kapasitas.

"Keselamatan penumpang harus jadi prioritas, jangan sampai pengelola boat mengangkut penumpang melebihi kapasitas," tegasnya sekaligus mengingatkan agar faktor cuaca juga  diperhatikan. (dia)