KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Proses pencarian siswa SMKN I Nusa Penida, I Made Candra Udiana (18) asal asal Banjar Angkal, Desa Suana yang terjatuh dari tebing dengan ketinggan 250 meter terus dilanjutkan.

Senin (25/2), pencarian tak hanya dilakukan oleh tim Basarnas, BPBD, serta aparat Kepolisian, tetapi puluhan warga dan kerabat korban juga turun tangan. Warga berupaya menyisir jalur alternatif hingga ke bawah tebing. Sayangnya, korban belum juga ditemukan. 

Kapolsek Nusa Penida, Kompol Komang Reka Sanjaya mengungkap, proses pencarian terhadap Candra Udiana masih berlangsung. Selain melibatkan 15 anggota Polsek Nusa Penida, pencarian juga dibantu oleh 11 personil Basarnas Denpasar. Tak hanya itu, sebanyak 20 orang warga dan kerabat korban juga menyisir jalur-jalur alternatif menuju ke dasar tebing Saren Cliff, Dusun Saren, Desa Batumadeg. Bahkan, seorang anggota Basarnas Denpasar dikatakan sempat menuruni tebing yang terjal tersebut. Namun, hingga siang kemarin korban belum berhasil ditemukan. 

BACA JUGA: Kemah, Siswa SMKN 1 Nusa Penida Terperosok Dari Tebing

"Anggota tim Basarnas sudah menerjunkan salah satu personilnya ke bawah tebing dengan ketinggian kurang lebih 250 meter. Tapi hasilnya masih nihil," terang Kapolsek. 

Hingga hari kedua, petugas belum memperluas area pencarian hingga ke laut. Menurut Kompol Komang Reka, kemungkinan korban jatuh hingga ke laut sangat minim. Mengingat jarak antara dasar tebing dengan laut cukup jauh. Yakni sekitar 10 meter, pihaknya menduga korban masih menyangkut di sela-sela bebatuan ataupun pepohonan. Apalagi, saat melakukan pencarian petuga sempat menemukan kayu yang patah. Seperti bekas tertimpa sesuatu yang diduga tubuh korban. 

Lebih lanjut disampaikan, selain pakaian dan kayu patah, hingga kemarin petugas belum menemukan tanda-tanda lain. Apalagi medan yang terjal ditambah terik matahari sangat menyulitkan upaya pencarian. Sehingga kemarin sore petugas memutuskan untuk menghentikan pencarian korban. Pencarian akan dilanjutkan Selasa (26/2) hari ini. "Pencarian sudah dihentikan sore tadi. Karena tim sudah lelah dan situasi juga panas karena tebing disinari matahari. Jadi pencarian dilanjutkan besok (Selasa)," tegasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, I Made Candra Udiana (18) yang merupakan salah seorang siswa SMKN I Nusa Penida terperosok dari tebing saat berkemah di Saren Cliff, Dusun Saren, Desa Batumadeg, Sabtu (23/2) lalu. Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa tersebut bermula saat siswa-siswa SMKN I Nusa Penida melakukan kemah di Saren Cliff, Dusun Saren, Desa Batumadeg. Pesertanya terdiri atas, 32 orang siswa kelas XI AP1 termasuk 1 orang guru wali, serta 12 siswa kelas XI PS2. Rombongan tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 wita, dan langsung mendirikan tenda. Naasnya, tenda-tenda tersebut didirikan tak jauh dari bibir tebing. Hanya berjarak sekitar 5-10 meter saja. 

Sekitar pukul 22.00 wita, para siswa beranjak ke kegiatan selanjutnya yakni mencari kayu bakar untuk memanggang ikan. Namun saat itu, korban (I Made Candra Udiana) sedang makan di dekat tenda. Oleh karena itu, teman-temannya memanggil dan memintanya untuk bergabung. Tak disangka, ketika korban berdiri dan berjalan beberapa langkah, tiba-tiba saja tubuhnya terperosok dari atas tebing. Spontan para siswa yang lain lantas meminta pertolongan kepada warga sekitar. Sayangnya, hingga larut malam korban belum berhasil ditemukan. 

Personil Basarnas Denpasar sempat menuruni tebing dan melanjutkan pencarian. Ketika itu, anggota yang turun menggunakan tali kurang lebih sepanjang 20 meter, hanya menemukanlah baju yang diduga milik korban. (dia)