JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography
SEMARAPURA-fajarbali.com | Untuk kesekian kalinya Satpol PP Kabupaten Klungkung menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng). Senin (7/6/2021), sebanyak enam gepeng berhasil diciduk. Satu diantaranya merupakan, Ni Komang Mira Wati (21) yang sebelumnya merupakan pemilik spa di kawasan Kuta, Badung.

Sebelum pandemi Covid-19, Ni Komang Mira Wati ternyata memiliki usaha spa di wilayah Kuta. Ia mengontrak sebuah tempat dan mampu mempekerjakan sebanyak 20 orang terapis. Sayangnya, seiring meluasnya penularan Covid-19, pengunjung spa yang biasanya mencapai 5-7 orang per hari terus menyusut. Tak hanya itu, usaha yang dirintis oleh perempuan asal Karangasem inipun harus gulung tikar.

"Dulu sehari bisa ada 5 sampai 7 orang yang massage ke tempat saya. Tapi sejak pandemi, pelanggan mulai berkurang," tutur Komang Mira Wati saat didata di Kantor Satpol PP Klungkung.

Baca Juga :
Lakukan Rakor, Vaksinasi Covid-19 Digenjot
Pemangsa Ternak di Subak Penasan Bukan Anjing Liar, Distan Sarankan Petani Kandangkan Godel


Himpitan ekomomi lantas memaksa Ni Komang Wirawati untuk mencari penghasilan dengan cara mengemis. Hal ini dilakoninya sejak Minggu (6/6/2021) lalu. Namun, baru sehari mengemis sambil berjualan tisu, ia sudah ditertibkan oleh Satpol PP Klungkung di seputaran simpang Tihing Adi, Desa Gunaksa, Klungkung. 

"Saya terpaksa harus mengemis dan jual tisu, karena situasi pandemi seperti saat ini. Suami saya dulu buruh proyek, tapi sekarang sudah jarang bekerja. Kalau tidak ada pandemi, saya tidak mungkin mengemis," ujar perempuan berambut pirang tersebut.

Sementara Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta mengatakan, pihaknya berhasil menertibkan 6 orang pengemis. Yang mana 4 diantaranya merupakan anak-anak. Menurut Putu Suarta, pengemis yang diamankan ini merupakan wajah-wajah lama. Sebelumnya sudah sempat diamankan oleh petugas. Namun, karena aksi mereka dinilai mengganggu ketertiban umum, maka petugas terjun untuk melakukan penertiban.

"Kami lakukan penertiban ini, karena ada keluhan dari masyarakat. Bahkan dilaporkan ke kantor kami," ungkap Putu Suarta seraya mengatakan pengemis yang terciduk langsung diserahkan ke Dinas Sosial untuk dipulangkan ke kampung halamannya. (dia)