JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography
SEMARAPURA-fajarbali.com | Sejak beberapa pekan terakhir kasus Covid-19 di Kabupaten Klungkung mengalami penurunan. Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 yang biasanya mencapai angka puluhan orang, kini berada di kisaran belasan. Bahkan, khusus di RSUD Klungkung saat ini hanya merawat 3 pasien saja. Meski demikian, RSUD Klungkung tetap menyiagakan sejumlah ruang isolasi, sebagai antisipasi ledakkan kasus pasca Lebaran.

Direktur RSUD Klungkung, dr. Nyoman Kesuma mengungkap, berdasarkan data pada Minggu (23/5/2021), jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Klungkung sebanyak 11 orang. Dari jumlah tersebut, hanya 3 orang yang dirawat di RSUD Klungkung. Yakni masing-masing satu orang dirawat di ruang ICU, ruang isolasi Kedondong, dan Ponek atau Kandungan.

Baca Juga :
Enam Kali Pertahankan Predikat WTP, Klungkung Target Tingkatkan IPM dan Kesejahteraan Masyarakat
Miliaran Dana di LPD Desa Adat Dawan Widang Klod Diduga Diselewengkan, Gagal Tarik Tabungan, Sejumlah Warga Melapor ke Mapolres Klungkung


Meski terjadi penurunan kasus yang cukup signifikan, dr. Kesuma mengatakan pihaknya tidak serta merta mengalihkan ruang isolasi menjadi ruang perawatan pasien biasa. Sejauh ini, hanya ruang Isolasi Jambu yang dikembalikan fungsinya sebagai ruang perawatan pasien nonCovid-19.

Selebihnya, seperti ruang isolasi VIP yang memiliki kapasitas 16 tempat tidur tetap disiagakan. Demikian juga dengan ruang isolasi Kedondong dengan kapasitas 20 tempat tidur, ICU kapasitas 14 tempat tidur, Ponek kapasitas 9 tempat tidur, dan NICU dengan kapasitas 4 tempat tidur.

Menurut dr. Kesuma ruang isolasi tersebut tetap disiagakan sebagai antisipasi jika terjadi peningkatakan kasus pasca Lebaran.

"Sejumlah ruang isolasi tetap dipertahankan meski tidak terdapat pasien Covid-19 yang dirawat di sana. Itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 pasca Lebaran," ungkapnya.

Selain tetap menyediakan ruang isolasi, sebagai antisipasi RSUD Klungkung juga tetap mempekerjakan 29 perawat yang direkrut khusus untuk pelayanan pasien Covid-19. Mereka tetap bertugas di ruang isolasi yang sudah ditentukan. Walaupun saat ini ruangan tersebut tidak terisi pasien.

"Mereka tetap jaga sesuai jadwal walaupun tidak ada pasien karena bisa saja sewaktu-waktu pasien meningkat," jelasnya. (dia)