JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography
SEMARAPURA-fajarbali.com | Bertepatan dengan Hari Buda Kliwon Pahang Pegat Uwakan, Rabu (19/5/2021) warga di Dusun Besang Kawan, Kelurahan Semarapura Kaja, Klungkung dikejutkan dengan kobaran api dari bale piasan Pura Pasek Gelgel Songan.

Belum dipastikan penyebab kebakaran tersebut, namun kuat dugaan api dipicu dari percikkan dupa. Mengingat sebelum kejadian, ada warga yang sembahyang di pura yang diempon 25 kepala keluarga (KK) tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Kali pertama kobaran api dilihat oleh seorang warga, Nengah Merta (60) yang kebetulan sedang duduk-duduk di sebuah warung di dekat pura. Saat dicek, rupanya api bersumber dari bale piasan Pura Pasek Gelgel Songan. Spontan pria yang bekerja sebagai petani itupun berteriak meminta bantuan warga sekitar. Kemudian warga berhamburan ke lokasi dan berupaya untuk memadamkan api.

Baca Juga :
Kehabisan Anggaran, Program Santunan Kematian Terhenti, Tambahan Dana Diupayakan di APBD Perubahan
Pemasangan GeNose C19 di Kawasan DTW Badung Tunggu Pihak Ketiga


Tak berselang lama, tiga unit armana pemadam kebakaran juga tiba di lokasi. Beruntung, 13 menit kemudian api berhasil dipadamkan. Sehingga tidak menjalar ke bangunan-bangunan lain.

"Kebetulan ada anggota kami melintas di depan Pura. Jadi langsung cepat menghubungi markas di kantor sehingga api yang membakar  bale piasan dapat segera dipadamkan," ungkap Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, Putu Suarta.

Belum dipastikan apa pengebab kebakaran yang menghanguskan bangunan seluas 3 × 3 meter tersebut. Namun, warga menduga api dipicu dari percikkan dupa yang mengenai kasur kecil yang terletak di bale piasan. Apalagi sebelum kejadian diketahui ada warga yang melakukan persembahyangan.

"Informasi dari warga, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari api dupa. Api dupa ini diperkirakan jatuh mengenai kasur kecil beralasan tikar yang ada di bale piasan," imbuhnya.

Pasca peristiwa tersebut, pengempon pura yang berjumlah 25 KK berencana segera melakukan pertemuan guna membahas kejadian kebakaran tersebut. Apalagi kerusakkan bangunan mencapai 30 persen dengan perkiraan kerugian mencapai Rp35 juta. (dia)