JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Klungkung tak henti-henti menerima laporan bencana pasca hujan deras dan angin kencang menerjang, Minggu (28/2/2021).

Banyak pohon berukuran besar tumbang, demikian juga dengan peristiwa tanah longsor. Terparah, peristiwa pohon tumbang yang terjadi di dekat objek wisata Tukad Unda, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan. Selain itu, sejumlah bangunan di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan juga roboh.

Peristiwa robohnya bangunan Balai Pewedaan dan tenda yang difungsinya sebagai tempat umat melaksanakan persembahyangan di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana terjadi sekitar pukul 14.50 Wita. Tepat saat hujan dan angin kencang tiba-tiba melanda wilayah Klungkung. Beruntung tak ada korban jiwa pasca robohnya bangunan yang baru saja usai dibangun tersebut. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang mendapat informasi terkait peristiwa tersebut juga langsung terjun untuk meninjau ke lokasi.

Di hari yang sama, masih di Kecamatan Dawan, tepatnya di Desa Paksebali, cuaca ekstrim juga mengakibatkan sebuah pohon bunut berukuran raksasa tumbang. Naasnya, pohon 'tua' tersebut tumbang ke arah badan jalan. Sehingga arus lalu lintas Kota Semarapura menuju Dawan sekaligus Kabupaten Karangasem tertutup. Peristiwa inipun sempat menjadi tontonan warga sekitar. Apalagi kejadiannya berada di dekat objek wisata Tukad Unda. Bahkan papan nama Desa Wisata Paksebali yang terpahat kokoh di area tebing juga ikut rusak karena peristiwa pohon tumbang tersebut.

"Kami menerima laporan ada pohon bunut tumbang di sebelah timur jembatan Tukad Unda sekitar pukul 14.20 Wita. Setelah menerima laporan, kami langsung terjun dan sekarang sudah dievakuasi bersama tim. Kami upayakan secepatnya, agar kendaraan bisa melintas, karena ini jalur ramai," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada.

Putu Widiada mengatakan, di pengujung Bulan Februari 2021 ini pihaknya sangat banyak menerima kejadian pohon tumbang. Sejak pagi hingga petang laporan terkait bencana alam terus mengalir. Diantaranya, di Banjar Lekok, Desa Sampalan, Dawan, rumah warga tertimpa pohon beringin. Demikian juga di Dusun Sangluh Desa Pesinggahan, Dawan, rumah warga rusak ditimpa pohon.

Di Jalan Setyaki, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, tiga rumah warga juga mengalami kerusakan. Tepatnya di bagian atap terangkat dan menyebabkan kabel PLN putus.

"Kami menerima banyak pengaduan masyarakat terkait pohon tumbang, ada juga longsor. TRC BPBD Klungkung senantiasa berupaya melakukan penanganan,” ujarnya seraya mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. Utamanya yang berada di daerah rawan longsor dan pohon tumbang.

Menyikapi banyaknya dampak pasca hujan dan angin kencang, Bupati Suwirta yang sempat terjun langsung meninjau ke sejumlah lokasi bencana meminta agar BPBD segera membuat daftar nama-nama warga yang terdampak bencana. Demikian juga dengan estimasi kerugian yang mereka alami.

Sejalan dengan Bupati Suwirta, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta juga sempat terjun ke sejumlah lokasi bencana. Dirinya mehimbau masyarakat agar senantiasa waspada, mengingat cuaca ekstrim saat berpotensi menyebabkan peristiwa pohon tumbang serta longsor.

"Masyarakat harus waspada dengan cuaca saat ini, berhati hati saat beraktivitas dan tetap berdoa semoga tidak ada hal buruk yang terjadi," harapnya. (dia)