JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography
SEMARAPURA - fajarbali.com | Warga di tiga dusun di Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung bertahun-tahun belum menikmati distribusi air bersih.


Apalagi kini kemarau mulai datang, sehingga persediaan air di cubang-cubang milik warga mulai mengering. Untuk mengakhiri krisis air tersebut, warga berencana untuk memanfaatkan air dari mata air Seganing. Wargapun sangat berharap dukungan dari pemerintah sehingga air dari mata air yang berada di celah-celah kurang tersebut segera bisa disalurkan ke rumah-rumah warga.

"Untuk menemukan mata air ini, kita harus memuruni tebing curam sekitar 300 meter ke bawah. Harapan kami semoga ini segera bisa ditangani oleh pemerintah, karena kami memang sangat kekurangan air," harap Perbekel Bunga Mekar, Wayan Yasa.

Disampaikan, selama ini Desa Bunga Mekar memang sudah memperoleh aliran air PDAM yang bersumber dari mata air Guyangan. Hanya saja, aliran air tersebut hanya sanggup mengalir ke empat dusun. Yakni, Dusun Punduk Aha Kaja, Pundah Aha Klod, Sebuluh Kawan, dan Batugaing. Itupun air tidak mengalir setiap hari, melainkan hanya tiga hari sekali. Sedangkan warga di tiga dusun lainnya, seperti Sompang, Penangkidan, dan Karangdawa benar-benar belum menikmati aliran air bersih.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga harus membeli air. Yakni seharga Rp150 Ribu pertangki ukuran 1.100 liter. Biasanya air sebanyak itu hanya mampu bertahan untuk tiga hari saja. "Selama ini warga kami yang tidak dapat air memang punya penampungan yaitu cubang, tapi saat kemarau stok air pasti habis," ujarnya seraya berharap rencana untuk memanfaatkan air dari mata air Seganing tersebut segera bisa direalisasikan. (dia).