JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography
SEMARAPURA - fajarbali.com | Pemerintah Kabupaten Klungkung punya cara tersendiri untuk mempromosikan objek wisatanya. Objek wisata Goa Jepang di Kecamatan Banjarangkan, Klungkung misalnya.



Dalam waktu dekat, Pemkab Klungkung akan menggandeng Indonesia Cheff Association (ICA) BPC Klungkung untuk menggelar event kuliner. Event yang digagas untuk memikat wisatawan tersebut akan dipusatkan di Rest Area Goa Jepang.

Untuk mematangkan rencana, pada Jumat (23/10/2020), Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Indonesia Cheff Association (ICA) BPC Klungkung meninjau lokasi Rest Area Goa Jepang.
Sepanjang pantauannya Bupati Suwirta mengatakan Rest Area Goa Jepang dibangun untuk menjadi daya dukung serta untuk mengangkat brand objek wisata Goa Jepang. Sehingga objek wisata yang sudah direvitalisasi tersebut makin layak untuk dikunjungi wisatawan.

"Kali ini pemkab Klungkung bekerjasama dengan Indonesia Cheff Association (ICA) BPC Klungkung akan mengadakan event erat kaitnya dengan masak-memasak dan akan di kolaborasikan dengan wahana yang ada sesuai dengan konsep yang akan diambil," ungkap Bupati Suwirta.

Pihaknya juga berharap acara ini segera terwujud. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. "Dalam situasi pandemi ini kita tidak boleh tidur, kita harus bergerak untuk memberikan spirit serta semangat kepada masyarakat. Tempat ini akan mulai kita bangkitkan dengan event-event yang akan diselenggarakan," tandasnya sambil mengecek kondisi setiap goa. Tak lupa, Bupati Suwirta juga meminta kepada masyarakat sekitar untuk ikut menjaga objek wisata ini sehingga tetap terlihat bersih dan aman.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, A.A Gede Putra Wedana, Minggu (25/10/2020) menyampaikan, jadwal pasti untuk penyelenggaraan event kuliner ini belum ditentukan. Disampaikan, gagasan event tersebut sejatinya muncul saat Bupati Suwirta terjun meninjau objek Wisata Goa Jepang. Meski sudah direvitalisasi, sayangnya hingga kini objek wisata dengan ciri khas patung gajah berukuran raksasa tersebut belum banyak dikunjungi wisatawan. Kalaupun ada, hanya sebatas beristirahat sejenak atau makan saja.

Nah, untuk lebih mengenalkan objek wisata ini, Bupati Suwirta lantas meminta agar ada pihak yang menggerakkan objek wisata tersebut. Kebetulan, Indonesia Cheff Association (ICA) BPC Klungkung menyatakan kesiapan dan berencana menggelar event kuliner. "ICA bersama bupati turun untuk survei tempat apa sih yang bisa dikenalkan dari objek ini. ICA kemudian usulkan wisata kuliner. Sehingga ICA diserahkan tugas untuk buat proposal kegiatan apa yang bisa jadi daya tarik di lokasi tersebut," jelasnya. (dia).