JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography
SEMARAPURA - fajarbali.com | Transmisi Covid-19 di Kabupaten Klungkung masih terus terjadi. Bahkan kini, penularan justru merebak di Kecamatan Nusa Penida. Di tengah kepungan penularan ini, rupanya masih ada empat desa di Kabupaten Klungkung yang berhasil membentengi warganya. Sehingga sampai sekarang belum tercatat adanya kasus positif Covid-19 di desa-desa tersebut.



Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, dr. Ni Made Adi Swapatni, Selasa (20/10/2020) mengungkap, saat ini tercatat ada empat desa dengan nol kasus Covid-19. Dari empat desa tersebut, dua diantaranya ada di Kecamatan Nusa Penida, yakni Desa Jungutbatu dan Sakti. Satu desa di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tohpati dan satu lagi di Kecamatan Klungkung, yakni Desa Kampung Gelgel.

Menurut dr. Adi Swapatni, belum adanya kasus positif Covid-19 di empat desa tersebut tidak terlepas dari peran aparat desa dan juga satgas di masing-masing desa. Tim benar-benar melakukan pengawasan terhadap warganya. Sehingga protokol kesehatan bisa dijalankan dengan baik. Demikian juga dengan mobilitas warganya yang benar-benar dijaga dan diawasi.

Dicontohkan di Desa Jungutbatu, ketika pandemi Covid-19 mulai merebak, desa memberlakukan aturan cukup ketat dalam pengawasan mobilitas warganya. Apabila ada warga yang datang dari luar, diwajibkan untuk rapid test. Cara-cara ini diyakni mampu membendung penularan Covid-19, sehingga sampai saat ini Desa Jungutbatu belum terpapar. "Kami tidak melakukan survei secara langsung, tapi seperti di Jungutbatu di awal-awal pandemi, mereka sangat luar biasa satgasnya. Ada kebijakan rapid test, satgas desa dan gotong royongnya cukup ketat," apresiasinya.

Sementara terkait vaksin Covid-19, dr. Adi Swapatni mengatakan hingga saat ini belum ada kepastian. Walau demikian, pihaknya sudah mulai mempersiapkan SDM dan juga sarana yang dibutuhkan. Seperti ketersedian cool box untuk tempat penyimpanan vaksin, sudah mulai diinventarisir. "Untuk vaksin kami sudah mulai siapkan SDM dan sarananya. Kalau vaksin sudah ada, tenaga juga sudah siap termasuk juga cool box itu kita sudah inventarisir sekarang. Apakah nanti Bali jadi prioritas, dengan jumlah vaksin yang terbatas siapa yang akan disasar, itu sudah mulai dibahas," sambungnya seraya berharap akhir tahun ini vaksin Covid-19 sudah siap. (dia).