JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Pandemi Covid-19 tak mengurangi antusias masyarakat di Kabupaten Klungkung untuk mengikuti sensus penduduk online. Terbukti, 51,57 persen atau sebanyak 92.790 jiwa penduduk Klungkung telah mengikuti sensus online tersebut.

Angka ini merupakan tertinggi kedua di Provinsi Bali dan membuahkan piagam penghargaan dari Badan Pusat Statistic (BPS).

Usai menyerahkan piagam Rabu (5/8/2020), Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Klungkung, Ir. A.A.A Raka Suarningsih, mengatakan, sesnsus penduduk online semula dijadwalkan berlangsung selama 46 hari, dari tanggal 15 Februari – 31 Maret 2020. Namun, karena pandemi Covid-19 dan arahan pemerintah untuk melakukan physical distancing, maka jadwal pelaksanaan sensus penduduk online diperpanjang hingga 29 Mei 2020.

Sepanjang waktu tersebut, pihaknya mengapresiasi antusias masyarakat Klungkung. Lantaran partiasipasinya telah mencapai 51,57 persen atau sebanyak 92.790 jiwa. Capaian ini merupakan tertinggi kedua di Bali. Sementara bagi masyarakat yang belum berpartisipasi, akan dilakukan kegiatan pendataan sensus penduduk pada bulan September 2020 melalui mekanisme pendataan ke lapangan. Suarningsih pun memohon izin dukungan Pemkab Klungkung dalam pendataan sensus penduduk di lapangan dengan memanfaatkan para Yowana Gema Santi.   

Menanggapi permohonan tersebut, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mempersilahkan BPS bekerja sama denga para Yowana Gema Santi dalam melakukan pendataan di lapangan. Dirinya mengaku Pemkab Klungkung berkomitmen akan senantiasa siap membantu dan mendukung program sensus penduduk agar berlangsung sukses.  

Terkait capaian penghargaan ini, Bupati Suwirta menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Klungkung dan BPS. Menurutnya angka 51,75 persen masih bisa digenjot lagi mengingat sebagian besar penduduk sudah memiliki smartphone dan wiliayah Klungkung yang tidak begitu luas dibanding daerah lain. “Dengan penghargaan ini mari kita lebih semangat bekerja, karena angka 51,57 persen masih bisa ditingkatkan lagi,” ujar Bupati Suwirta optimis. (dia).