JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA - fajarbali.com | Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri meminta jajaran Perumda Tirta Tohlangkir meningkatkan pemberian pelayanan kepada masyarakat. Meskipun, ditengah pandemi global virus corona, perusahan daerah ini juga diminta tetap menggratiskan pembayaran air sampai bulan Agustus mendatang. Hal itu dikatakan bupati saat menghadiri perayaan HUT Perumda Tirta Tohlangkir ke-44 tahun yang dirayakan dengan hanya potong tumpeng saja. 

 

Bupati dihadapan jajaran pegawai Perumda Tirta Tohlangkir mengatakan,  sebagai perusahan pemerintah Tirta Tohlangkir  bisa memberikan contoh kepada masyarakat. Terutama dalam memberikan pelayanan ditengah merebaknya covid-19. Salah satunya dengan memberikan keringanan kepada pelanggan dalam pembayaran air. "Pemberian keringanan gratis bagi pelanggan yang mempergunakan air dibawah 10 meter kubik, itu sudah sangat membantu pemerintah," ujar bupati. 

 

Bupati IGA Mas Sumatri juga berharap, diusia yang ke-44 tahun ini, perumda Tirta Tohlangkir dapat memberikan pelayanan kepada pelanggan yang lebih baik lagi. Meskipun, saat ini Perumda Tirta Tohlangkir pelayanannya kepada masyarakat sudah sangat baik. Namun perlu ditingkatkan lagi. Begitu pula, kedepan pendapatan dari Perumda Tirta Tohlangkir meningkat. "Perumda Tirta Tohlangkir saat ini sudah banyak prestasinya dari sebelumnya, tetapi lebih baik lagi ditingkatkan kembali," ujarnya lagi. 

 

Sementara, direktur Perumda Tirta Tohlangkir, I Gusti Made Singarsi, menyampaikan, pihaknya sudah tentu akan menindaklanjuti apa yang menjadi harapan bupati Karangasem. Terkait pemberian 

Gratis air kepada pelanggan yang memakai kurang dari 10 meter kubik perbulan, pihaknya akan melanjutkanya sampai pembayaran bulan Agustus nanti. "Gratis air tetap jalan ke semua pelanggan kecuali industri besar,niagan pemkab. Yang gratis khusus pemakian 0-10 meter kubik,kalau lebih dari itu tetap bayar," ujarnya. 

 

Tahun ini, katanya, capain kinerja sudah sampai 107 persen,mulai dari bisnis plan, kinerja, pengawasan LKHP semuanya telah tercapai. Bahkan, tahun ini perumda Tirta Tohlangkir menghasilka  laba sebesar Rp 1.5 miliar. Namun, Gusti Made Singarsi mengakui, jika keluhan dari pelanggan tetap ada. Keluhan itu pun, sebutnya, langsung ditindaklanjuti dengan membentuk tim. "Tiap keluhan kita tampung dan selesaikan, dan kami pun ingin memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan," ujarnya lagi. (bud).