JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA - fajarbali.com | Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 kabupaten Karangasem memutuskan untuk memberlakukan karantina wilayah di dusun Cegeng, Desa Kertha Buana, Kecamatan Sidemen,mulai Minggu (28/6/2020) sampai empat belas hari kedepan. Dipastikan, warga sekitar 342 KK pun hanya bisa berdiam didalam rumah tanpa boleh keluar. Kepala Wilayah Dusun Cegeng, I Ketut Sulendra, berharap ada bantuan susu untuk balita dan juga lauk pauk keperluan warga.

 

Sulendra mengatakan, karantina wilayah diberlakukan pasca 15 orang warganya terkonfirmasi positif covid-19 serta puluhan lainya saat rapid tes menunjukan reaktif sehingga mereka pun telah dibawa ke RSUD Karangasem untuk menjalani proses swab tes. “Semua warga banjar dinas Cegeng dari kemarin  pukul 18.00 sudah dikarantina sampai 14 hari kedepan ,dan hari ini masyarakat saya gak ada yang keluar,warung pun tutup semua,” ujar Sulendra.

 

Dikatakan, untuk keperluan beras, minyak,gula dan mie instan memang telah ada bantuan dari pemkab Karangasem, dimana masing-masing kepala keluarga mendapatkan Beras 5 kilogram, Minyak 1 liter, dan Mie ada juga yang berisi gula. Akan tetapi, karena ada ratusan balita yang membutuhkan susu, tentu saja hal itu harus menjadi perhatian. “Ada ratusan Balita yang membutuhkan susu, kalau beras sudah dari pemkab Karangasem, tentu perlu juga lauknya mengingat semua warga tidak bisa keluar berbelanja,” ujarnya.

 

Sulendra mengatakan, total warga yang menjalani karantina berjumlah 342 KK atau 1.065 jiwa. Keluhan warga agar disiapkan susu balita dan lauk itu diterimanya saat membawakan sembako bantuan pemkab Karangasem kerumah-rumah warga. Rencanya, pihaknya bersama satgas gotong royong akan menyuplai kebutuhan pokoknya itu setiap dua hari sekali. “Kami berharap bapak gubernur Bali menyuplai keperluan untuk kebutuhan hidup kami,terutama susu dan lauk pauknya,” harapnya.

 

Seperti diketahui, pasca keluarnya hasil swab tes terhadap warga banjar Dinas Cegeng, 15 orang dinyatakan positif covid-19. Mereka merupakan warga yang beraktifitas di Pasar Galiran, KLungkung. Selain itu, puluhan warga masih menunggu hasil swab tes yang dilakukan oleh RSUD Karangasem.  (bud).