JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA - fajarbali.com | Sebanyak 181 warga asal Lingkungan Padangkerta Kaler, Kelurahan Padangkerta telah usai menjalani masa karantina local selama 14 hari. Meski telah selesai menjalani masa karantina, warga diharapkan tetap mengikuti protokoler kesehatan untuk mencegah terjadinya penyebaran Virus corona (covid-19). Selain itu untuk menjaga imunitias agar tetap stabil, warga pun bakal diberikan vitamin.

 

 

 

Coordinator bidang kesehatan,gugus tugas percepatan penanganan covid-19 kabupaten Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, Kamis (14/5/2020) kemarin, mengatakan, masa karantina dinyatakan berakhir setelah mendapat hasil rapid test selama dua kali. Dimana pada rapid test terkahir hasilnya negative. Berbeda saat sebelum dilakukan karantina, saat itu puluhan yang hasilnya reaktif sehingga pihaknya mengusulkan dilakukan karantina local. “hasil rapid test teralhir semuanya negative, sehingga kami mengusulkan untuk membuka masa karantina lolak,” ujarnya.

 

Putra Pertama yang juga kadis kesehatan Karangasem mengatakan, meski masa karantina local di buka, pihaknya berharap warga tetap menjalankan protokoler kesehatan, terutama penggunaan masker, dan sering mencuci tangan sepulang dari luar rumah. Selain itu, agar tidak terjadi diskriminasi terhadap warga yang menjalani masa karantina, dari dinas Kesehatan juga memberikan surat sehat kepada warga. “Surat sehat tadi sudah diserahkan secara simbolis oleh ibu bupati,kita berharap warga tidak takut terhadap mereka,” ujarnya lagi.

 

Sementara itu, bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri yang membuka secara resmi berakhirnya masa karantina mengatakan, pihaknya sudah meminta dinas kesehatan Karangasem untuk memberikan vitamin kepada warga. Tujuanya, agar imunitas tubuh warga tetap terjaga dengan baik. Selain itu, bupati IGA Mas Sumatri meminta kepada warga agar tetap menjaga kesehatan tubuhnya dengan melakukan pengecekan secara rutin jika merasa tubuhnya kurang fit. “Dengan berakhirnya masa karantina ini, kami berharap aktivitas warga kembali normal, apalagi 14 hari mereka terhenti perekonomianya,” ujar IGA Mas Sumatri. (bud).