JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA - fajarbali.com | Dampak penyebaran pandemic virus corona (Covid-19) mulai berimbas pada sector ketenagakerjaan. Di kabupaten Karangasem ratusan pekerja yang sebagian besar dari sektor Pariwisata mulai dirumahkan. Hal itu lantaran jumlah wisatawan mengalami penurunan dampak dari penyebaran virus corona di sejumlah Negara. Hal itu dikatakan Kadis Ketenagakerjaan dan transmigrasi (Disnakertrans) Karangasem, I Nyoman Suradnya, Kamis (2/4/2020).

 

 

Menurut Nyoman Suradnya, pihaknya telah menerima laporan sedikitnya sekitar 753 pekerja yang sudah dirumahkan. Selain pekerja di sector perhotelan dan restaurant, para pekerja ini juga berasal dari sector objek daya tarik wisata (ODTW) di  Kabupaten Karangasem. Suradnya tak memungkiri, jumlah pekerja yang dirumahkan akan semakin bertambah, mengingat penyebaran virus corona masih berlangsung. “Wisatawan asal mancanegara sepi pasca merebaknya COVID-19, sebagian besar yang dirumahkan bekerja di sector pariwisata,” ujar Suradnya.

 

Nyoman Suradnya mengatakan, pekerja dirumahkan karena untuk menutupi biaya operasinal hotel maupun restaurant. Mengingat saat ini, kunjungan wisatawan turun drastis. Meskipun, katanya, tidak semua pekerja di hotel maupun restaurant merumahkan pegawainya. Namun ada beberapa masih tetap bekerja. ” Untuk pegawai hotel dan restaurant memang mereka ada yang masih diberikan hanya diberikan gaji pokok, ada juga yang diberi setengah, namun ada yang sama sekali tidak menerima gaji, itu tergantung keuangan masing-masing,” ujarnya.

 

Pihaknya pun kata Suradnya, tidak bisa berbuat banyak lantaran kondisi ini juga dialami disektor lainya. Apalagi, untuk urusan gaji kepada pekerja dalam kondisi ini, merupakan urusan perusahaan tempat mereka bekerja. Tidak saja di sector pariwisata, sejumlah pekerja di sector kerajinan pun mengalami nasib serupa. Namun jumlahnya tidak sebanyak pekerja disektor pariwisata. “Semoga lah kondisi cepat membaik, pariwisata kembali ramai,” ujarnya lagi. (bud).