JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA - fajarbali.com | KPU Karangasem siap mengembalikan anggaran yang diperuntukan untuk menggelar Pilkada serentak 23 September mendatang, jika Pilkada dilakukan penundaan akibat pandemi Virus Corona (Covid-19) yang masih belum mereda.  Saat ini, KPU Karangasem masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari KPU RI. 

 

 

Ketua KPU Karangasem,I Gede Krisna Adi Widana, Rabu (1/4/2020), mengatakan, rencananya Juknis terkait anggaran dari  KPU RI sudah keluar termasuk surat edaran penundaan. Apapun nantinya isi juknis itu, KPU daerah akan mengikutinya. "Kalau ditunda sudah pasti, kita masih menunggu surat edaran termasuk Juknis anggaran," ujarnya. 

 

Setelah dilakukan penundaan, kata Krisna Adi Widana, pihaknya belum mengetahui kapan Pilkada akan digelar juga belum pasti. Meskipun, KPU RI telah mengeluarkan opsi yang bisa diambil untuk menggelar Pilkada serentak. "Ya tunggu saja suratnya dari KPU RI, kapan akan dilaksanakan kembali, karena kami juga belum tahu, informasinya tanggal 6 April ini akan dirapatkan," ujarnya lagi. 

 

Jika juknis pengembalian anggaran telah diberikan, KPU Karangasem sendiri siap mengembalikan sisa anggaran ke kas daerah.  Saat ini, anggaran Pilkada yang telah dicairkan sebesar Rp 1.250.000.000 sisanya masih Rp. 29.775.000.000. Anggaran tersebut, kata Krisna Adi Widana, telah diperuntukan membiayai tahapan-tahapan yang telah digelar. "Mulai dari sosialisasi kelembagaan, pembayaran honor tenaga pendukung,pengadaan ATK,maupun perjalanan perencanaan," ujarnya lagi. 

 

Dikatakan, setelah dikembalikan pihakjua mempersilahkan pemerintah daerah untuk mempergunakanya kembali.  Penundaan Pilkada, sebutnya sebagai upaya KPU mencegah penyebaran Covid-19. "Pengembalinya nanti disesuaikan dengan tata cara Juknis KPU RI, itulah yang kami masih tunggu," ujarnya. (bud).