JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA - fajarbali.com | Pembangunan pasar Amlapura Barat yang seharusnya sudah selesai akhir Desember 2019, pada kenyataanya sangat jauh dari harapan. Sampai 26 Desember 2019, pengerjaan pasar baru sekitar 75 persen. Kondisi ini membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) sangat pesimis pasar Amlapura Barat selesai tepat waktu. 

 

 

Plt Kadisperindag, Ni Made Santikawati, mengakui, melihat pengerjaan pasar yang masih banyak belum selesai, dirinya sangat pesimis pasar Amlapura barat ini bisa selesai tepat waktu. Sesuai kontrak, pasar Amlapura barat memiliki batas waktu pengerjaan pada 27 Desember 2019. Artinya, kontraktor tidak memiliki waktu lagi untuk menyelesaikan pasar Amlapura barat. "Keterlambatanya sekitar 20 persen, waktu yang tersisa juga hampir habis," ujar Santikawati. 

 

Santikawati mengakui, dirinya sangat kecewa dengan kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan pasar Amlapura Barat. Terlebih lagi para pedagang di pasar sudah hampir enam bulan sementara berjualan ditempat lain. Tentunya, kata Santikawati, pihaknya sangat Memaklumi kekeceawaan pedagang. Pun dikatakan,atas keterlambatan ini, sudah pasti rekanan penggarap proyek bakal dikenakan sanksi sesuai aturan. "Kecil kemungkinan bisa selesai, banyak yang belum selesai dikerjakan," ujarnya lagi. 

 

Santikawati mengatakan, sejumlah pekerjaan yang belum diselesaikan, diantaranya bagian atap, lantai, dinding, dan gapura masuk pasar. Sementara, batas waktu pengerjaan pasar semestinya 27 Desember 2019 harus sudah tuntas. “Yang pasti telat, pembangunannya molor,karena beberapa bagian juga belum dikerjakan,” ujarnya lagi.

 

Sebelumnya, bupati IGA Mas Sumatri sempat melakukan peninjauan pembangunan pasar Amlapura barat beberapa waktu lalu. Bupati pun mengaku sangat kecewa dengan rekanan yang tidak tepat menyelesaikan pembangunan pasar. Bahkan, saat itu bupati meminta agar kontraktor menambah tenaga untuk mempercepat pembangunan pasar yang nilainya mencapai Rp 14.054.388.022, yang bersumber dari APBD Karangasem dengan masa waktu pelaksanaan 150 hari kalender terhitung sejak 26 Juli 2019. Pasar Amlapura Barat dirancang bertingkat untuk menampung para pedagang yang dikerjakan  PT. Adi Murti dan pengawas dari CV. Jaya Desain. (bud).