JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA - fajarbali.com | Seiring bakal diterapkanya sistem digital dalam pencetakan dokumen kependudukan di beberapa wilayah di Indonesia, Kabupaten Karangasem tampaknya tidak mau ketinggalan. Rencananya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Karangasem bakal menerapkan sistem ini. 

 

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karangasem, Jro Ketut Puspa Kumari, belum lama ini mengatakan, penerapan system digital ini selain untuk menghemat anggaran juga untuk menyikapi era digitalitasi. Nantinya, sebut Puspa Kumari, Data kependudukan yang selama ini menggunakan blanko akan diganti dengan kertas dan tidak lagi mempergunakan blangko. “Warga yang ingin mengurus data kependudukan semisal KTP, akta kelahiran, kartu keluarga, dan lainnya bisa dilakukan melalui Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), ini untuk menyikapi era digitalisasi,” ujarnya.

 

Puspa Kumari bertekad, penerapan system digitalisasi akan dimulai tahun 2020 mendatang. Kelebihan dari system in, katanya, pelayananya akan diberlakukan selama 24 jam. Data penduduk nantinya sudah disimpan di data base dan pencetakan blanko yang hanya berupa kutipan itu dengan kertas. Hanya saja, kata Puspa Kumari, untuk menerapkan program ini pihaknya harus menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 miliar. “Sementara ADM akan ditempatkan di mall pelayanan public, kemudian baru menyasar rumah sakit pemerintah, swasta, dan desa, ini untuk mempermudahkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya lagi.

 

Dengan system ini, katanya, masyarakat akan langsung bisa mendapatkan kependudukan. Puspa Kumari juga mengklaim, penerapan system ini juga untuk menghemat anggaran pengadaan blanko. Puspa Kumari juga mengatakan, tidak untuk pemilik administrasi kependudukan yang lama, namun akan diberlakukan bagi yang baru mengurusnya. “Masyarakat terlebih dulu mengurusnya ke kantor Disdukcapil untuk mendapat PIN sekaligus mendaftarkan nomor HP,PIN kemudian dikirim ke nomor HP pemohon untuk mendapatkan koda QR,” ujarnya lagi. (bud).