JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA-fajarbali.com | Sebanyak 60 ribu porsi makanan disiapkan panitia pameran pembangunan dalam rangka festival pusaka nusantara dan HUT Kota Amlapura ke-379 selama tiga hari mulai 21 Juni sampai 23 Juni 2019 mendatang.

Nantinya, setiap masyarakat yang membawa kupon ditukarkan kepada 40 pedagang yang berjejer disebalah selatan Pura Jagatnata ke timur. Hal itu dikatakan ketua Panitia Hut Kota, I Gede Adnya Mulyadi, Kamis (20/6/2019).

Adnya Mulyadi mengatakan, pihaknya telah menyebarkan kupon jamuan rakyat keseluruh kabupaten Karangasem melalui camat masing-masing. Dikatakan, 60 ribu porsi itu disiapkan kepada masyarakat termasuk warga kurang mampu mulai tanggal 21,22 dan 23 Juni mendatang. "Selain masing-masing kecamatan, pendistribusian kupon jamuan rakyat ini juga melalui OPD dan Perbekel," ujar Adnya Mulyadi. 

Adnya Mulyadi yang juga sekda Karangasem ini mengatakan, teknis pengambilan kupon jamuan rakyat ini, pihaknya menyiapkan 40 pedagang makanan. Setiap kupon, bisa ditukarkan dengan menu masing-masing dagang. Selama tiga hari itu, katanya, setiap harinya akan ada 20 ribu kupon yang ditukar. "Penukaranya diatur, tidak serentak 60 ribu. Kalau serentak tentu nanti kewalahan," ujarnya. 

Saat ditanya antusias masyarakat yang akan menukarkan kuponya ke Taman Budaya Candra Buana, Adnya Mulyadi mengaku, kehadiran masyarakat akan dikoordinir oleh masing-masing kecamatan sehingga masyarakat miskin pun bisa menukarkan kuponya ke pameran pembangunan dalam rangka Festival Nusantara, rakernas JKPI yang disinkrunkan HUT Kota Amlapura ke-379 tahun. "Setiap kecamatan membantu mengkoordinir kehadiran mereka, jadi semua yang mendapat kupon bisa hadir," ujarnya lagi. 

Adnya Mulyadi mengatakan, untuk anggaran yang disiapkan membuat acara jamuan rakyat dengan 60 ribu porsi makanan, yakni sekitar Rp 600 juta. Anggaran tersebut, merupakan swadaya masyarakat,para donatur yang terdiri dari pengusaha, maupun setiap OPD dilingkungan Pemkab Karangasem. "Anggaranya merupakan swadaya masyarakat, pengusaha dan OPD," pungkasnya. (bud)