JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA-fajarbal.com |KPU Karangasem mulai melakukan pendistribusian logistik kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu Presiden dan Legislatif kewilayah kecamatan yang paling jauh, yakni Kecamatan Kubu dan Bebandem. Untuk pendistribusian logistic tersebut, KPU mempergunakan 18 armada truk yang langsung membawa logistik sampai ke kantor Desa.

 Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana, Minggu (14/4/2019)  mengatakan, proses pendistribusian logistic kelengkapan pemilu melibatkan aparat keamanan, dan Bawaslu Karangasem. Krisna Adi Widana juga mengatakan, pihaknya juga telah menekankan kepada petugas yang mendistribusikan agar benar-benar menjaga logsitik, termasuk antisipasi jika terjadi hujan. “Kita berangkat mulai pukul 07.30 wita dari Gor Gunung Agung, langsung menyasar kecamatan paling jauh yakni kecamatan Kubu dan Abang,” ujarnya.

Krisna Adi Widana mengatakan, setelah menyasar dua kecamatan tersebut, akan dilanjutkan dengan mendistribusikan kelengkapan logistic ke kecamatan Selat dan Sidemen. Pada hari kedua nanti barulah akan dilanjutkan pendistribusian ke kecamatan lainya secara estafat. Dikataknya lagi, di kecamatan Kubu, pihaknya mendistribusikan logistic kelengkapan TPS sesuai dengan jumlah Desa yakni sebanyak 12 Desa.

“Begitu balik dari Kecamatan Kubu, langsung mendistribusikan ke kecamatan Bebandem, Selat dan Sidemen, sisanya akan dilanjutkan pada pendistribusian hari kedua,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Karangasem AKBP I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom,mengatakan, Polres Karangasem melibatkan 623 personel Polres Karangasem. Bahkan,rencananya aka nada  300 personel BKO dari Polda Bali yang mengamankan 1706 TPS dan tambahan pasukan dalmas 66 personel serta 33 personel dari satuan Brimob Polda Bali. Disebutkannya lagi, pengamanan yang intensif pada pelaksanaan pemungutan suara tahun 2019 di Karangasem juga akan mendapat dukungan personel dari TNI Kodim 1623 karangasem yang siap memback-up giat pengamanan yang dilaksanakan di wilayah hukum Polres Karangasem serta koramil jajaran Karangasem. 

“Tidak saja saat memberikan pengawalan prosesi pengiriman logistik itu. Pengawalan tidak sebatas pada pengiriman, tapi saat logistik itu dinaikan ke dalam  truk  mendapat pengawasan intens  dari petugas,” ujarnya.

Hal lainya, kata Kapolres, pada saat pemungutan suara pun aka nada petugas yang berjaga di masing-masing TPS. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pemetaan TPS-TPS yang rawan, sedikitnya ada 190 TPS yang berkatagori rawan. TPS rawan, katanya lagi, bukan karena panasnya situasi pencoblosan, namun lebih pada factor ancaman bencana erupsi Gunung Agung. “TPS-TPS itu berada di lingkar gunung agung dan juga TPS berada sangat jauh dari akses jalan dan sulitnya akses jaringan telephone seluler,” ujarnya lagi.

Sebagai antisipasinya, pihaknya juga menyiagakan pada TPS-TPS rawan dengan melakukan pola pengamanan dua TPS dua personil atau satu TPS satu personil. (bud)