JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography
AMLAPURA-fajarbali.com | Hujan lebat yang mengguyur wilayah Karangasem, Rabu (28/11/2018) membuat satu rumah tertimbun longsor di Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem.


Selain itu, banjir lumpur juga membuat akses jalan ke Dusun Butus, Desa Bhuana Giri, sempat lumpuh. Namun, bencana tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. 

Informasi yang dihimpun, Kamis (29/11/2018) menyebutkan, longsoran tanah menimbun rumah milik I Nyoman Mangun,terjadi sekitar pukul 18.00 wita Rabu lalu. Saat kejadian, penghuni rumah Nyoman Mangun dan istrinya Ni Made Wage sedang berada di luar kamar. Saat itu, hujan cukup lebat mengguyur Desa Sibetan sejak pukul 12.00 wita. Bahkan, Menurut Mangun, 15 menit sebelumnya sang istri sempat menyapu dikamar yang terkena longsor. "Memang hujanya cukup lebat sejak siang, dan saat itu juga kami masih berada di luar kamar," ujar Mangun. 

Mangun juga mengatakan, tebing yang menimbun rumahnya itu setinggi 5 meter. Awalnya, yang longsor tebing sebalah barat, kemudian disusul tebing sebelah timur. Longsora  tebing membuat tembok rumah  hancur di terjang material longsoran. Selai  itu,  tempat tidur juga ikut tertimbun material longsoran. "Hanya pakaian yang masih bisa diselamatkan, sementara kami taruh di dapur," ujarnya. 

Untuk sementara waktu, kata Mangun, karena rumahnya telah tertimbun longsor, dirinya dan keluarga terpaksa tidur di rumah salag seorang kakaknya. Pihaknya juga bersyukur longsor terjadi saat diri dna keluarganya belum masuk ke kamar. "Yang rusak dua kamar terkena longsor, sementara pindah dulu ke rumah kakak," ujarnya lagi. 

Selain longsor, hujan lebat juga mengakibatkan banjir disejumlah tempat. Salah satunya, di dusun Butus, air bercampur lumpur mengalir ke anak sungai yang membuat akses jalan menuju Butus terputus. Bahkan, material juga membuat jalan menuju ke Pura Penataran agung Nangka terhambat. Pihak BPBD sendiri bersama dinas PU Karangasem melakukan pembersihan dan membuat jalan darurat agar akses masyarakat tidak terputus. "Material di jalan menuju Pura Nangka sudah kita bersihkan, begitu juga akses jalan menuju Butus," ujar Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Arimbawa.

Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat yang berada di aliran sungai yang terhubung langsung ke Gunung agung agar meningkatkan kewaspadaan. Begitu juga disejumlah wilayah yang rawan longsor untuk tetap waspada mengingat curah hujan dalam beberapa hari ini cukup lebat. "Kita harapkan masyarakat tetap waspada, karena curah hujan cukup tinggi," ujar Arimbawa. (bud)