JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA-fajarbali.com | Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Karangasem terus mengencarkan pelaksaan Tes Urine kepada ASN di wilayah Karangasem. Kali ini, BNNK menyasar KPU Karangasem, ASDP Padangbai dan Polsek Padangbai.

Hasilnya, satu orang petugas di ASDP Padangbai positif mengkonsumsi benzo. Hanya saja, petugas tersebut mengkonsumsi obat sesuai dengan resep yang didapat setelah berobat di salah seorang bidan di Klungkung. 

Kepala BNNK Karangasem, AKBP I Nyoman Sebudi, Kamis (22/11/2018) mengatakan, pihaknya menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di KPU Karangasem dan petugas Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Padang Bai dan Polsek Kawasan Laut Padang Bai. Di KPU Karangasem, kata Sebudi, dari 11 pegawai yang menjalani tes urine, semuanya dinyatakan negatif. "Sesuai yang kita agendakan, sasaranya terlehih dahulu adalah aparatur negara," ujar AKBP Nyoman Sebudi. 

Usai menggelar tes urine di KPU Karangasem, kata Sebudi, pihaknya langsung menyasar petugas di ASDP Padangbai dan Polsek Kawasan Laut Padangbai. Di ASDP, sebut Sebudi, memang belum semua pegawainya bisa menjalani tes urine karena mempergunakan dua shif. Pun dikatakan, dari 35 staf ASDP, yang baru menjalani tes urine sebanyak 19 staf yang kebetulan bertugas pada pagi harinya. "Yang belum, tetap nanti kita lakukan tes urine kepada mereka, mereka bekerja pakai shif sehingga yang bisa mengikuti tes urine 19 petugas," ujarnya. 

Sebudi mengatakan, dari 19 yang menjalani tes urine, satu petugas ASDP positif mengkonsumsi benzo. Pihaknya pun langsung memanggil petugas yang bersangkutan, diketahui jika petugas itu sedang menjalani perawatan di salah satu bidan di Klungkung. Itupun, sebutnya, yang bersangkutan juga memperlihatkan resep dari dokter. "Itu karena yang bersangkutan menjalani perawatan dengan bukti resep dari dokter," ujarnya lagi.

Sementara itu,  Pjs Manajer Usaha ASDP Padang Bai, Windra Soelistiawan, mengaku, jajaranya sudah diwanti-wanti untuk tidak mempergunakan narkoba. Bahkan, tindakan keras akan diambilnya jika petugas kedapatan menyalahgunakan narkoba, yakni dengan sanksi pemecatan. "Kita apresiasi tes urine untuk mengetahui apakah staf ada yang menkomsumsi narkoba atau tidak," ujarnya. 

Hal serupa juga disampaikan Kapolsek  Kawasan Laut Padang Bai, Kompol I Wayan Suberata. Menurutnya, sebagai aparat keamanan, kepolisian sudah selayaknya menjadi contoh di masyarakat. Ia pun mengatakan, sesuai hasil tes urine yang dilakukan BNNK, jajaranya negatif zat terlarang. "Sebagai pengayom masyarakat, jangan sampai menkomsumsi narkoba," ujar Suberata. (bud)