JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA-fajarbali.com | Angin kencang yang menerjang sejumlah wilayah di Karangasem pada Minggu (28/2/2021) membuat sejumlah pohon bertumbangan. Bahkan, di arus jalan Dinas Telaga, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem memakan korban jiwa setelah sebuah pohon tumbang kejalan dan menimpa mobil box.

Di tempat berbeda, tepatnya di Banjar Banjar Dinas Ketug, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, satu pengendara motor juga meninggal tertimpa pohon.

Informasi yang dihimpun, Minggu (28/2), satu korban meninggal merupakan kernet mobil box atas I Wayan Nuri Astawa, Alamat Banjar Dinas Bungkulan, Desa Seraya Barat. Saat ini Jenasah korban masih berada  di Ruang Jenasah RSUD Karangasem. Sedangkan, korban meninggal lainya tertimpa pohon yakni Ngurah Putu Arya umur (30)  asal Banjar Dinas Pangi tebel, Desa Antiga Kelod yang jenasahnya sudah dibawa ke rumah duka.

Selain itu, terdapat dua korban luka akibat kejadian tertimpa pohon, yakni sopir truk box I Kadek Juliawan,asal Banjar Dinas Dukuh, Desa Bebandem dengan cedera kepala dan tangan dijarit medis. Selain itu korban luka lainya, Ni Ketut Seriniti, asal Banjar Dinas Kreteg, Desa Sibetan, saat ini sedang di rawat di RS. Balimed, karena mengalami patah Kaki Kanan. Korban mengalami kecelakaan Banjar Dinas Kereteg, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem.

Salah seorang warga ditempat kejadian,I Wayan Supatra mengatakan, pohon yang cukup besar itu tiba-tiba tumbang dimana saat bersamaan lewat mobil box dengan dua penumpang yang terdiri dari sopir dan kernet sekitar pukul 14.30 wita dimana saat itu sedang terjadi hujan disertai angin kencang. Proses evakuasi pun memakan waktu yang cukup lama karena pohon yang sangat besar menimpa truk sedangkan kernet truk yang terjepit. “Mobil bagian depan ringsek tertimpa pohon tumbang, sehingga penumpang yang ada didalamnya ikut tergencet,” ujarnya.

Dikatakan, warga yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan kepada sopir mobil box tersebut dan berhasil dikeluarkan dengan luka-luka pada kepala dan kaki yang tergenjet bagian depan mobil. Hanya saja, kernet yang berada disamping masih tetap tergenjet sehingga untuk mengeluarkan korban cukup lama. “Yang masih terjepit kepalanya tertindih pohon, kalau sopirnya berhasil kita keluarkan,” ujarnya.

BACA JUGA:

Cuaca Ekstrim Landa Klungkung, Robohkan Bangunan Pura dan Sejumlah Pohon Tumbang

 

Sementara,Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem,I Gusti Ngurah Eka, mengatakan, pihaknya menerima info dari BPBD Karangasem sehingga langsung bergerak dan bertemu di dengan Tim Sar gabungan dan langsung melakukan proses evakuasi. Namun, proses evakuasi membutuhkan waktu yang cukup lama karena satu penumpang terjepit didalam. “Untuk mengeluarkan korban, kita harus memotong terlebih dahulu pohon dan bagian kendaraan,” ujarnya.

Ngurah Eka mengatakan, satu korban yang berhasil dikeluarkan terlebih dahulu yakni sopir yang langsung di larikan kerumah sakit. Sedangkan, kernetnya mengalami luka cukup para karena terjepit pada bagian depan. “Keduanya dilarikan kerumah sakit,” ujarnya lagi.

Sedangkan data dari BPBD Karangasem tercatat, angin kencang diserta hujan yang terjadi siang hari tersebut menyebabkan sejumlah kejadian. Kalak BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa menjelasakan, dari sekian kejadian masih sekitar  40 kejadian yang belum tertangani lantaran keterbatasan personil dan peralatan. Rata-rata kejadian yang belum tertangani tersebut menimpa rumah warga. “Selain menimpa bangunan dan kendaraan, pohon tumbang juga menyebabkan kerusakan Pelinggih (Pura), dan menyebabkan dua korban jiwa, untuk kerugian belum bisa ditaksir karena kami masih melakukan assesment,” ujarnya.(bud)