JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography

AMLAPURA-fajarbali.com | Selama hampir tujuh hari melakukan pencarian dengan melibatkan tim gabungan Basarnas, Bakamla, Satpolair, Polsek Padangbai, dan BPBD Karangasem, tiga orang pemancing yang hilang saat memancing di pantai Mimba, Dusun Mimba, DEsa Padangbai, Kecamatan Manggis,Karangasem belum juga ditemukan. Sesuai SOP, pencarian ketiga warga asal Kecamatan Selat dan Bebandem ini pun dihentikan.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Widnyana, Minggu (21/2/2021) menyampaikan, penghentian proses pencarian tiga pemancing yang diduga tersapu ombak saat sedang memancing ini dihentikan sesuai dengan SOP Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 Pasal 40 tentang Penghentian Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan, disebutkan lamanya masa operasi SAR adalah 7 hari, setelah 7 hari maka seluruh unsur akan kembali ditarik ke kesatuannya masing-masing.

“Sesuai SOP, pencarian tiga pemancing sudah dihentikan sejak Sabtu (20/2),”ucap I Gusti Ngurah Eka Widnyana.

Dikatakan I Gusti Ngurah Eka Widnyana, pencarian dilakukan dengan melakukan penyisiran yang dimulai dari pelabuhan Padangbai ke LKP sampai perairan Watu Klotok Klungkung dibagian barat. Sedangkan bagian timurnya, pencarian dilakukan sampai perairan Seraya Barat. Meski pencarian dihentikan, katanya lagi, namun pihaknya  tetap lakukan pemantauan. “Kita tetap lalukan pemantauan, sekaligus berharap kepada masyarakat jika menemukan korban agar segera melakukan koordinasi,” ujarnya.

Disampaikanya, pengentian pencarian terhadap ketiga korban juga telah disampaikan kepada pihak keluarga korban dan pihak keluarga juga memamahi hal itu. Seperti diketahui, tiga warga masing-masing I Kadek Rena (30) dan I Wayan Abdiana (32) asal Desa Duda,Kecamatan Selat, dan I Gede Satya (30) asal Desa Sibetan,kecamatan Bebandem dilaporkan menghilang saat melakukan aktivitas memancing di Pantai Mimba, Banjar Dinas Mimba, Desa Padangbai Kecamatan Manggis. Ketiga berangkat memancing pada Sabtu (13/2) petang.

Hanya saja, sampai Minggu (14/2) ketiganya belum kembali kerumah masing-masing sehingga salah satu keluarga korban melaporkan hal tersebut ke Basarnas Bali.

Sementara  menurut pemangku asal Desa Padangbai, Mangku Nyoman Tamin, mengaku, bahwa bukan kali ini saja ada yang hilang dilokasi tempat ketiga korban pemancing. Sebelumnya, dua warga asal Dusun Mimba juga hilang tersapu ombak. Dari keduanya itu, hanya satu orang yang ditemukan sudah tak bernyawa di perairan Candidasa,sedangkan satunya lagi tak diketemukan. Dikatakan juga, lokasi tempat ketiganya memancing juga terkenal cukup angker. “Dilokasi itu memang cukup angker, disana merupakan tempat pasucian ida bhatara turun kabeh," ucapnya. (bud)