JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KARANGASEM
Typography
AMLAPURA - fajarbali.com | Pasangan calon bupati dan wakil bupati I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) semakin hari makin banyak masyarakat yang menyatakan dukungan dan berkomitmen memenangkanya pada Pilkada 9 Desember mendatang. Seperti pada Minggu (15/11/2020), Dana-Dipa yang mendapatkan jadwal kampanye di zona ganjil memanfaatkan waktunya untuk berkampanye di Desa Bebandem,Kecamatan Bebandem, Karangasem. 




Kampanye yang juga di hadiri ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster ini, sejumlah tokoh menyampaikan aspirasinya. Salah satunya, penataan parkir dan terminal, serta penanganan sampah di seputaran Pasar Bebebandem. Hal itu disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Desa Bebandem,I Gede Warsa. Menurut Warsa, pihaknya sangat berharap pada paslon Dana-Dipa agar nantinya memperhatian permasalahan di Desa Bebandem tersebut. "Mohon pemerintah nanti membangun terminal dan penataan parkir yang semraut," ujar Warsa.




Warga Bebandem pun sangat menaruh harapan besar kepada paslon Dana-Dipa bisa memenangkan Pilkada mendatang. Mengingat, dengan pola satu jalur ke pemerintah Provinsi, akan mampu mengatasi persoalan anggaran yang selama ini menjadi permasalahan kabupaten Karangasem mengingat PAD yang masih jauh. "Tidak bisa dengan mengandalkan PAD Karangasem saja, harus ada dukungan pemerintah provinsi, satu jalur akan lebih mudah melakukan komunikasi," ujarnya lagi. 




Sementara itu, calon bupati nomor urut 01, Gede Dana menyambut baik harapan masyarakat desa Bebandem. Gede Dana juga mengakui, pihaknya sempat turun kelapangan saat menjadi Ketua DPRD Karangasem beberapa bulan lalu untuk menindalanjuti laporan masyarakat yang mengeluhkan melubernya sampah di bak penampungan. Setelah ditelusuri, kata Gede Dana, ternyata pemkab Karangasem tidak memiliki anggaran untuk mengangkut sampah setiap saat. "Jangankan sampah, memperbaiki infrastruktur saja masih belum bisa karena kekurangan anggaran, hal seperti ini kan memang harus di komunikasikan," ujarnya. 




Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Hanura ini mengaku bakal melakukan penataan di pasar-pasar tradisional seperti pasar Bebandem. Gede Dana menilai, pasar tradisional sebagai salah satu berputarnya perekonomian masyarakat memang perlu ditata dengan baik. Sehingga, masyarakat yang ke pasar tradisional merasa nyaman. "Karena Karangasem menjadi tujuan wisata dunia, sudah sepatutnya masalah sampah menjadi program yang harus diatasi oleh seorang Bupati bekerjasama dengan jajarannya sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Karangasem Era Baru," ujar Gede Dana. 







Sedangkan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster dalam pidato politiknya mengajak warga di Desa Bebandem untuk memanfaatkan momentum Pilkada Karangasem pada tanggal 9 Desember 2020. Ia pun meminta agar masyarakat desa Bebandem mengajak seluruh keluarganya yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS. "Pilkada ini kita harus memilih pemimpin yang mengerti membangun daerah, dan mau bekerja ngayah secara total, skala dan niskala dengan fokus, tulus, dan lurus," ujarnya lagi. (bud).