JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography

GIANYAR - fajarbali.com | Petani Gianyar saat ini lebih memilih menanam bibit padi jenis Hibrida starling. Bibit ini oleh sebagian petani di Gianyar disebut memiliki kualitas yang baik, tahan hama dan memiliki biji gabah lebih banyak. Hal ini diungkapkan Kadis Pertanian dan Peternakan Gianyar, Made Raka.

“Petani Gianyar saat ini lebih menyukai bibir Hibrida Starling, hasilnya terbukti lebih bagus,” jelas made raka, Selasa (14/7/2020) . Diungkapkan Made Raka, hasil panen dari jenis bibit ini bisa mencapai 10 ton per hektare dan kualitias beras premium. “Satu ruas menghasilkan gabah sampai 500 butir pertandannya,” jelas Made Raka lagi.

Bahkan dijelaskan ketika beras ini dikonsumsi beras Hibrida Starling memiliki rasa yang enak dan pulen. “Kualitasnya bagus, sehingga sebagian besar petani memilih bibit ini. Dinas pertanian juga menggalakkan untuk menanam bibit jenis ini,” tambahnya. Sebelumnya, menurut Kadis Pertanian, varietas ini sudah dikembangkan di beberapa kecamatan, meliputi Kecamatan Sukawati dan Payangan. “Pengembangan awalnya di Subak Batuan Kangin, Kecamatan Sukawati dan Subak tegal Lampit, Kecamatan Payangan,” bebernya. Mengingat hasilnya memuaskan, petani mulai mengikuti keberhasilan tersebut.

Made raka juga menjelaskan, di musim tanam 2020/2021 petabiu di Gianyar akan serentak menanam varietas tersebut. “Musim tanam 2020/2021 ini sebagian besar petani yang mengembangkan secara swadaya varietas ini. Ini hal yang membanggakan dan yang kita harapkan,” tambahnya.

Luas lahan pertanian di Gianyar mencapai 13.360 hektar, dan setiap tahunnya mengalami pengurangan karena alih fungsi lahan. Sedangkan jumlah petani penggarap sekitar 42.157 petani penggarap. “Ada petani yang menggarap sendiri lahannya dan ada yang sistem ijon (nyakap),” bebernya. Dari keseluruhan petani penggarap ini, ada yang menggarap lahan dari 25 are, ada yang menggarap lahan sampai 1,5 hektar lebih.(gds).