JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Gianyar di beberapa ruasnya masih ada yang mengalami kerusakan. Kondisi ini lebih banyak terjadi di Gianyar wilayah utara, seperti di Kecamatan Tegalalang.

Beberapa warga berharap perbaikan jalan bias segera direalisasikan, agar tidak ada korban yang kecelakaan di jalan. Kondisi kerusakan jalan di Kecamatan Tegalalang yang menghubungkan Banjar Pejengaji – Banjar Gagah, Desa Tegalalang sudah mulai mengelupas. Jalan sepanjang 1,7 km ini sebelumnya dengan hotmix, sebagian titik kerusakan ditambal dengan beton.  Walau sudah ada penambalan dari warga, kerusakan jalan masih banyak. Kerusakan jalan ini juga tidak luput menjadi perhatian wisatawan asing yang melintas.

Salah satu warga Banjar Gagah, I Ketut Narwa mengatakan, kerusakan jalan yang sudah terjadi sejak setahun ini, mengakibatkan sering ada wisatawan yang jatuh dari kendaraan saat berusakan melewati jalan rusak di depan rumahnya. Menurun dia, kawasan ini setiap waktu dilewati wisatawan, lantaran merupajan jalur alternatif dari Ubud menuju objek wisata Cekingan, Tegalalang. “Sering ada yang jatuh, dan saya sendiri yang antar ke rumah sakit. Karena lokasi kejadiannya di depan rumah saya,” ujarnya.

Menurut tokoh setempat, I Wayan Diana, Minggu (14/4) kemarin mengatakan, kerusakan jalan sepenjang Banjar Pejengaji – Banjar Gagah ini karena umur jalan sudah lama. Diperkirakan perbaikan terakhir dilakukan pada tahun 2011 lalu. “Jalannya sudah lama tidak mendapat perbaikan, ini jalan alternative menuju Ceking, selain lebar 3 meter juga sering terkikis hujan,” terang Wayan Diana.

Jalan lainnya yang mengalami kerusakan juga terjadi di jalan pariwisata Banjar Pande, Desa Kenderan, Tegalalang. Kondisi jalan ini sangat memperihatinkan. Sebenarnya jalan ini selesai diaspala beberapa bulan yang lalu, namun sudah mengalami kerusakan. Jalan ini mengalami kerusakan karena terkikis air hujan sehingga jalan terkelupas dan bergelombang.

“Bisa jadi material aspalnya jelek atau pengerjaannya tidak bagus. Saat hujan deras aspalnya tersapu air. Jalan ini beberapa bulan lalu selesai diperbaiki,” tandas salah satu warga. (sar)