JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Plafon ruang kelas III SDN 2 Pejeng, Kecamatan Tampaksiring jebol. Jebolnya plafon ini sekitar pukul 11.30 Wita, saat jam pelajaran usai istirahat ke dua. Murid-murid yang berjumlah 21 siswa saat itu berada dalam kelas dan plafor terjatuh.

atu siswa mengalami luka-luka atas nama Ketut Agus Arta Yasa (10) asal Banjar Cagaan, Desa Pejeng. Ketut Agus Artayasa mengalami luka pada kepala karena reruntuhan plafor tersebut. Saat plafon terjatuh, seluruh siswa berteriak hiteris dan seluruh siswa di kelas lain berhamburan keluar, melihat apa yang terjadi. Siswa kelas III tersebut akhirnya dipulangkan, sedangkan Ketut Agus Arta yasa langsung dilarikan ke rumah sakit.

Orang tua Agus Arta Yasa, Wayan Artana menyebutkan seluruh siswa kelas III mengalami shock psikologi. Apalagi setelah plafon tersebut runtuh, seluruh siswa Nampak ketakukan dan menangis.

“Saya kira ini bangunan lama dan kayunya sudah tidak kuat,” terang Wayan Artana. Wayan Artana sendiri berharap tidak berulang kejadian serupa dan memeriksa kondisi plafon di kelas lain agar jangan mengalami hal yang serupa.

Kepala SDN 2 Pejeng, IA Nyoman Sukarini menyebutkan rehab terakhir plafon sekitar 7 tahun lalu. “Saya baru satu tahun disini, kami akan rembug dengan komite membicarakan soal ini,” terang IA Sukarini. Dikatakannya, agar belajar-mengajar bias berjalan, sebagain siswa akan masuk sore. Kemungkinan kelas 1-4 akan masuk sore, mengingat kelas VI sudah menjelang ujian. Sedangkan kelas yang jebol, akan diperbaiki secepatnya, sedangkan kelas yang lainnya akan diperiksa tingkat kerusakannya. (sar)