JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Jajaran Polsek Gianyar berhasil meringkus tahanan yang kabur dari Rutan Bangli sejak 17 Desember 2014 lalu.

Tahanan yang dinyatakan DPO, Heri Susanto alias Heru (31) asal Banyuwangi diringkus di Kecamatan Bangsalsari, Jember, Jatim, Sabtu (15/12/2018) lalu.

Penangkapan buronan alias DPO, Heru  ini mendapat atensi dari Kapolres Gianyar, AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Senin (17/12/2018). Dimana pengejaran Heru sampai ke Jatim ini bersama 4 anggota Reskrim  Polsek Kota dipimpin Kanit Reskrim, IPTU I Wayan Sujana. Keberhasilan menangkap buronan ini dari informasi yg didapat dari masyarakat dan pengecekan cek posisi hp pelaku.

“Hasil lidik dari anggota Reskrim selama 3 hari dan penggalian informasi posisi napi maka team mengarah ke alamat Dusun Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Jember,” jelas Kapolres Priyanto.

Dikatakan Priyanto, Heri kabur dari Rutan Bangli dengan membobol plafon penjara. Dalam pelariannya, Heru sempat melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Desa Sidan Nopol 3727 CU milik penjaga SDN 4 Sidan dan dibawa kabur ke Jawa.

“Jadi buronan ini dan terduga pelaku curanmor ditangkap saat sedang mengantar istrinya, kemudian anggota mengiring tersangka ke Polsek Balung,” tambah Kapolres. Selanjutnya Heru digelandang ke Mapolsek Kota Gianyar sebelum diserahkan ke Turan Bangli. “Setelah kita lakukan sidik jari, cocok dengan tersangka yang kabur dari Rutan, dan akan kami serahkan ke Rutan,” jelasnya.

Saat penjemputan Napi, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Bangli, I Made Jaya Sentana mengungkapkan Heri Susnto (31) adalah salah satu dari dua orang Narapidana yang berhasil kabur, akhir tahun 2014 lalu. Saat itu, Heri kabur bersama dua rekannya, yakni  Rudi R Mowo, Tri Laksono.

“Hanya Rudi yang gagal lantaran mengalami patah tulang saat meloncati pagar rutan dan langsung diamankan,” jelas Made Jaya Sentana. Heri sendiri merupakan Napi pindahan dari LP Kerobokan, dengan vonis 4 tahun penjara dan baru menjalani  delapan bulan hukuman,” beber Jaya Sentana.

Selanjutnya Heri tidak akan dibiarkan berbaur dengan tahanan lain. Dimana sesuai aturan Heri harus menjalani ruang isolasi selama sepekan sebagai upaya pembinaan. “Lebih lanjut, kami akan ajukan pemindahan dari Rutan Bangli ke Rutan Narkoba Bangli. Kebetulan yang bersangkutan adalah napi yang terlibat kasus narkoba,” terangnya sambil menggiring Heri ke dalam mobil tahanan. (sar)