JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography
 GIANYAR-fajarbali.com | Kantor DPC PDIP Gianyar beraktivitas normal dan tidak terpengaruh atas kasus hukum berkait sengketa lahan tempat bangunan berdiri. Bahkan staf kantor yang biasanya bekerja, tidak mengetahui adanya kasus yang terjadi, justru mereka tahu adanya kasus dari media. 
 
Salah satu staf kantor, Kamis (23/6/2022) menjelaskan tidak tahu adanya kasus tersebut. "Saya tidak tahu apa-apa, kalau mau penjelasan langsung saja ke pimpinan," jelasnya singkat. Nampak beberapa pegawai menyelesaikan administrasi seperti biasa dan kantor dalam keadaan bersih dan rapi. 
 
Dikonfirmasi Ketua Fraksi PDIP DPRD Gianyar, Ketut Sudarsana mengaku belum mengetahui adanya kantor DPC PDIP Gianyar diblokir. "Saya tidak tahu adanya kasus hukum ini. Bahkan dari staf kantor, laporannya tidak ada surat masuk berkait kasus tersebut," jelas Ketut Sudarsana. Berkait adanya kasus hukum soal lahan kantor, DPC PDIP sudah menunjuk kuasa hukum untuk menyele kasus tersebut. "Kami sudah punya tim hukum, nanti tim hukum yang akan menyelesaikan persoanan ini," jelasnya. 
 
Lebih jauh ditegaskan, Kantor DPC PDIP Gianyar sudah memiliki dokumen lengkap terkait pembangunan dan kepemilikan. Hal ini diperkuat akta notaris dengan nama Made Mahayastra dan I Wayan Nuasta. "Dalam aturan, badan usaha atau sekretariat milik publik tidak bisa atas nama kantor tersebut, sehingga kepemilikan lahan atas nama," jelasnya. 
 
Lahan kantor DPC PDIP seluas 15 are, yang berlokasi di Jalan Banteng, Desa Buruan, sebagian lahan atas nama I Wayan Nuasta. Bangunan kantor berlantai 3, berdiri megah dengan nilai sekitar Rp 7,8 miliar dilengkapi dengan ruang pertemuan dan aula. Sebelumnya, Ketua DPC PDIP, Made Mahayastra mengatakan bahwa DPC PDIP siap menghadapi langkah hukum.sar

BERITA TERKINI