JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography
 GIANYAR-fajarbali.com | Pencurian sesari lagi-lagi terjadi. Kali ini seorang remaja perempuan yang masih berpakaian sekolah menengah terekam kamera CCTV melakukan pencurian. Pencurian sesari di Pura Dalem Desa Adat Talepud, Banjar Pujung Kaja, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Senin (20/6/2022). Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang  masih menggunakan seragam olahraga sekolah tersebut.
 
Peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh salah seorang saksi bernama I Wayan Wirawan yang datang ke Pura Dalem sekitar pukul 13.30 WITA untuk mengambil Wastra yang dijemur untuk kemudian disimpan. Namun sesampainya di Utama Mandala Pura, meelihat serpihan kaca sehingga ia berinisiatif untuk mengecek kotak sesari yang diletakkan di pojok Bale Paruman sebelah barat daya. Saat dicek kotak sesari tersebut sudah dalam keadaan pecah dan uang sesari didalam kotak sudah raib.
 
Saksi lalu menghubungi Wakil Klian Adat Pujung Kaja, Made Widnyana dan prajuru mengecek kembali kotak sesari tersebut. Setelah dicari-cari, ternyata kotak sesari tersebut ada dibawah kolong bale dalam keadaan kaca pecah dan uang sesarinya pun raib. Prajuru Desa Adat Pujung Kaja memutuskan untuk mengecek rekaman CCTV yang terpasang di areal Pura Dalem dan hasilnya terlihat seorang remaja perempuan yang masuk ke areal Pura Dalem sekitar pukul 12.25 WITA kemudian mengambil sesari dari kotak sesari tersebut. 
 
Ciri-ciri remaja berusia sekitar 15 tahun tersebut adalah menggunakan seragam olahraga sekolah, rok, menggunakan topi, masker, membawa tas, dan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy. Atas kejadian tersebut selanjutnya pihak Prajuru menginformasikan hal tersebut ke Mapolsek Tegallalang. 
 
Dalam keterangan Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Sudita membenarkan perihal laporan tersebut. Dirinya mengatakan bahwa saat ini pihaknya melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut. “Kita juga sudah mengantongi rekaman CCTV yang memperlihatkan ciri-ciri pelaku,” ujarnya Selasa (21/6/2022). Dijelaskan Kapolsek, kerugian diperkirakan mengalami sebesar Rp 200 ribu dan kerugian material karena dua buah kotak sesari ukuran 40 cm x 30 cm dengan tinggi sekitar 50 cm yang terbuat dari kaca pecah. “Dari rekaman CCTV kita lihat pelaku mengambil uang sesari di dalam kotak sesari dengan cara memecahkan kaca kotak sesari dengan paras atau batu bata. Jadi saat ini kita masih melakukan identifikasi terhadap pelaku,” jelasnya. 
 
Dikonfirmasi Kelian Adat Pujung Kaja, I Nyoman Wardita membenarkan peencuriaan tersebut. Dikatakan Wardita seperti di rekaman CCTV,  aada anak sekolah yang memaakai pakaian olahraga melakukan pencurian. "Mungkin sudah diintip sejak lama, pencuri bawa scoopy dan sepertinya siswa SMK," jelas Wardita. Disebutkan kerugian tidak banyak, namun pencurian dilakukan di aareal suci. Diharapkan bisa terungkap dan orangtuanya bertanggungjawab membuat banten prayascita dan membuat kembali kotak Sesari. "Kemungkinan ini warga kami sendiri, semoga cepat terungkap," harapnya.sar

BERITA TERKINI