JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography
GIANYAR-fajarbali.com | Bila berkunjung ke Ubud, belum lengkap rasanya kalau belum melintasi jalanan kecil dari Subak Sambahan menuju ke Subak Juwuk Manis. Jalanan ini di Barat Ubud sebelum jembatan menuju ke Utara sekitar 3 km. Di sepanjang jalan terdapat resto, pedagang souvenir dan penginapan. 
 
Dari saat mulai start masuk, jalanan ini hanya selebar 1,2 meter, sehingga praktisnya hanya bisa dilalui sepeda motor. Pun ketika berpapasan, salah satu sepeda mesti berhenti dan membiarkan salah satunya lewat. Disamping lebarnya hanya bisa dilalui sepeda motor saja, pengendara mesti berhati-hati, mengingat di sisi kiri kanan ada saluran air subak dan saat musim hujan licin. Pada jalanan ini, banyak ada warung souvenir, restoran kecil hingga mewah. Terdapat pula beberapa penginapan yang disukai wisatawan asing karena sepi di hamparan persawahan. Upaya pelebaran sudah sangat tidak memungkinkan, hanya saja perbaikan jalan, di beberapa titik sudah rusak, karena beton tergerus lumpur. 
 
Salah satu pemilik warung dari Lingkungan Banjar Taman, I Nyoman Wirnata menyebutkan dirinya mendirikan warung sejak Tahun 2016. Sejak mendirikan warung, dirinya melakukan usaha perbaikan jalan hingga pemotongan rumput di sepanjang jalan. "Termasuk saya bersama teman lain memungut sampah plastik," ujar Wirnata, Rabu (18/5/2022). Sebelumnya, warga subak juga melalukan perbaikan saluran, hanya saja salurannya dibuat agak tinggi, sehingga air mudah meluap. Kondisi ini menyebabkan jalan sering tergenang dan beton rusak. 
 
Guna melakukan perbaikan swadaya, dirinya mengajak warga berdonasi. "Nah, bila ada yang berdonasi Rp 500ribu, namanya akan ditulis di beton," jelasnya. Di samping itu, pada beton akan ditulis pesan-pesan ramah lingkungan hingga pesan yang lucu. Dikatakan Wirnata lagi, perbaikan jalan tersebut tanpa target selesai. Sedangkan beton yang digunakan adalah beton cetak dan setelah kering baru dipasang pada jalan tersebut.sar

BERITA TERKINI