GIANYAR
Typography
GIANYAR-fajarbali.com | Wisatawan asal Amerika Metthew Charles (63) ditemukan dalam posisi tidak bernyawa di Villa Purnama Spa, Banjar Bangkiang Sidem, Desa Keliki, Tegallalang, Kamis (2/9/2021) pagi. Kondisi ini menyebabkan suasa di sekitar villa tegang. Dugaan sementara korban yang asal Amerika itu, tewas setelah terpeleset dan bagian kepala belakangnya mengalami benturan.

Berdasarkan keterangan di lapangan, korban pertama kali ditemukan oleh Ni Made Asa (42), salah seorang karyawan villa. Sekitar pukul 09.00 Wita, Asa sedang melaksanakan tugas rutinnya, mulai dari membersihkan kebun hingga ke dalam ruangan. Namun saat beranjak ke dalam  ruangan villa, Asa terkaget melihat korban yang posisinya duduk lemas dan nyandar di bagian dapur. Karena tidak ada gerakan pada tubuh korban, Asa pun  memanggil rekan kerjanya Ni Luh Aryawati.

“Saya tak berani menghampirinya, makanya saya panggil teman,” ungkap Asa kehadapan petugas. 

Sementara Ni Luh Aryawati menyebutkan dirinya sedang sembahyang tak jauh dari kamar korban. Usai sembahyang dirinya sempat mendengar di dalam ruangan korban yang sepertinya sedang memasang gas elpiji. Setelah itu dirinya mendengar ada suara benda terjatuh dari ruangan korban.

Baca juga :
Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Terus Meningkat , Warga Diminta Tetap Waspada dan Disiplin Prokes
Pisah Sambut Danyon Mekanis Garuda Nusantara, Bupati Tamba Minta Tetap Sinergi Tangani Covid-19

“Beberapa menit kemudian datang temannya Asa yang melihat korban. Saya takut menghampiri lalu saya memberitahu suami untuk melapor ke Polisi,” terangnya. 

Kapolsek Tegallalang, AKP I Ketut Sudita membenarkan temuan warga asing yang dalam keadaan meninggal dunia tersebut.  Atas laporan yang diterima, pihaknya sudah langsung menurunkan personil ke TKP serta  melibatkan bidan desa setempat untuk melakukan pemeriksaan kondisi korban.

“Kami sudah memintai sejumlah keterangan saksi. Dari pemeriksaan awal tim medis, tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. Hanya di bagian lehernya ditemukan ada memar di bagian belakang kepala dan leher,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, untuk memastikan penyebab kematiannya, jenasak korban punnlangsung dievakuasi menuju RSUP Sanglah Denpasar untuk proses otopsi. 

“Kami masih berkoordinasi dengan konsulat  USA serta mencoba menghubungi keluarga korban untuk penanngan lebih lanjut,” tutupnya. (sar)