JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography
GIANYAR-fajarbali.com | Akibat membuang limbah rumah tangga ke got tanpa adanya penyaringan dan septiktank, akhir got mengeluarkan bau busuk. Hal ini terjadi di beberapa warga di Banjar/Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang,


Sebelumnya, saluran got tersebut tidak megeluarkan bau, karena saluran got tersebut juga sebagai saluran irigasi. Untuk menghilangkan bau menyengat tersebut, baik BPBD dan aparat TNI turun melakukan penyemprotan dengan eco enzym. Walau demikian, cairan ini tidak bertahan lama, karena bau menyengat lagi muncul.

Perbekel Sebatu, Wayan Tangsi Asrama, Rabu (9/6/2021) kemarin mengakui adanya bau got tersebut. Diakui berapa jumlah rumah tangga yang membuang limbahnya ke saluran irigasi tersebut, ia pun tidak mengetahui jumlah secara pasti.

“Itu sudah lama, dulu tidak terjadi seperti ini karena langsung hanyut. Pas sekarang sedang perbaikan saluran irigasi, sehingga sekarang menggenang, dan menimbulkan bau busuk,” ujarnya.

Baca Juga :
Dari 18 Raperda, Baru 6 Raperda Sudah Pembahasan, Ketua Bepemperda, Tidak Harus Semuanya Selesai
Peringati Hari Keluarga Nasional, TP. PKK Kabupaten Gianyar Gelar Roadshow Bakti Sosial


Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan kelian setempat, supaya tidak lagi membuang limbah rumah tangga ke saluran drainase. “Mudah-mudahan dengan kejadian ini, masyarakat memahami, dan tidak lagi membuang limbah rumah tangga ke saluran drainase,” ujarnya. Camat Tegalalang, I Komang Alit Adnyana mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan bau tersebut.

“Kami ajak warga untuk gotong royong, tapi karena limbahnya terlalu banyak, sehingga tidak kuat. Intinya, kami terus melakukan edukasi supaya warga tidak lagi membuang limbah rumah tangga sembarangan,” tandasnya. (sar)