JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Bupati Gianyar, Made Mahayastra menargetkan kawasan Ubud menjadi kawasan yang bebas covid 19 dalam waktu dekat ini. Target ini dilakukan agar bisa mengembalikan dan memulihkan pariwisata Gianyar pada umumnya. Selain itu, agar pariwisata internasional bias percaya sehingga pariwisata internasional bias dibuka.

Hal ini dikatakan Jumat (26/2/2021) lalu di belakang Kantor Bupati Gianyar. “Salah satu caranya, seluruh warga di Ubud di harus bebas covid 19,” jelas Bupati Mahayastra. Dijelaskannya lagi, langkah-langkah bebas covid tersebut adalah melaksanakan vaksinasi masal dengan mendata keseluruhan potensi yang ada di Ubud. “Pertama, validasi data hotel dan restoran, terus pekerja dan komponen pendukung termasuk lansia dan anak-anak,” jelas Mahayastra. Dikatakannya lagi, setelah pendataan lalu dilakukan vaksinasi secara bertahap. “Saya kira ini langkah riil yang bisa kita lakukan. Gianyar saya kira mulai dari Ubud,” jelas Mahayastra. 

Bahkan disebutnya, Ubud sebagai salah satu daya tarik wisata internasional, dan setelah bebas covid, maka menurut Mahayastra akan diikuti kawasan lain oleh kabulaten lain di Bali. Sedangkan bila pariwisata dunia sudah melihat Ubud daerah bebas covid, mau tidak mau pemerintah dan dunia pariwisata akan mulai membuka keran pariwisata. “Nanti akan diikuti kawasan lain yang potensi wisata tinggi, seperti Kuta, Nusa Dua dan destinasi lain,” tambah Mahayastra. 

Pada kesempatan tersebut Mahayastra juga menjelaskan Gianyar saat ini tidak memiliki desa yang zona merah. Saat ini Gianyar dengan desa 18 zona hijau dan 48 desa zona kuning. Diyakininya, bila disiplin masyarakat terus berjalan, maka perlahan semua desa akan menjadi zona hijau. “Hanya yang perlu mendapat pengawasan adalah para pekerja lintas kabupaten, biasanya ini yang berpotensi membawa covid,” ungkapnya.(sar)