JA Teline V - шаблон joomla Форекс

GIANYAR
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Muskab PMI Gianyar ke-12 dibuka Wabup Gianyar, AA Gde mayun, Kamis (18/2/2021). Hadir sejumlah anggota DPRD Gianyar, Plt Ketua PMI Gianyar, I Gusti Lanang M. Rudiartha, Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat H. Muhammad Muas, Ketua PMI Provinsi Bali I Gusti Bagus Alit Putra dan sejumlah pejabat terkait.

Muskab PMI Gianyar dilaksanakan karena pembekuan Pengurus PMI Gianyar sejak tanggal 10 Desember 2020 oleh pengurus PMI Pusat. Pembekuan pengurus dilakukan setelah Inspektorat Kabupaten Gianyar melakukan audit dan penelusuran dari Tim PMI Provinsi Bali serta berkonsultasi dengan Pengurus PMI Pusat hingga akhirnya disetujui pembekuan.

Plt. Ketua PMI Gianyar,  I Gusti Lanang M. Rudiartha pihaknya telah melakukan konsolidasi dengan jajaran Markas PMI Kabupaten Gianyar, antara lain meningkatkan pelayanan penanganan jenazah Pasien Covid-19, melakukan penyemprotan desinfektan. “Serta melakukan konsolidasi dengan UDD (Unit Donor Darah) sehingga tidak ada kegiatan donor darah yang terganggu,” jelas Lanang Rudiartha.

Disamping itu, Ketua PMI Provinsi Bali, I Gusti Bagus Alit Putra mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Gianyar karena telah memberi perhatian dan arahannya kepada PMI Gianyar. Tentu hal ini sangat membuktikan PMI sebagai ujung tombaknya Palang Merah di Gianyar dalam rangka tugas-tugas kemanusian dari segi SDM (Sumber Daya Manusia). “Selain itu PMI Gianyar juga harus siap menolong saat ada bencana, memberikan pelayanan kesehatan, dan siap  menyiapkan Donor Darah (persedian darah yang cukup) di Gianyar,” harap Alit Putra.

Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, H. Muhammad Muas mengatakan dalam suasana yang tidak biasa yang sudah mengubah dunia menjadi seperti sekarang, bukan hanya kita tapi seluruh dunia mengalami wabah pandemi Covid-19. Dia juga menambahkan, struktur organisasi PMI ke depannya akan lebih banyak mengamankan integritas organisasi PMI, “Jadi jangan sampai ada orang masuk PMI tapi memanfaatkan PMI untuk kepentingan pribadi,” tegasnya. Dijelaskan lagi, struktur garis komando dari pemerintah pusat sampai ke kecamatan harus jelas. “Jadi siapapun yang melanggar aturan itu, tidak ada lagi main-main selain dia harus minggir, harus keluar," tegasnya.

Dalam sambutan Wabup Gianyar, Anak Agung Gde Mayun mengatakan musyawarah Kabupaten PMI ini merupakan agenda organisasi yang memiliki arti penting dalam rangka efektivitas jalannya organisasi. Seperti salah satu tugas pokok PMI adalah membantu pemerintah dalam menangani musibah dan bencana baik di dalam maupun di luar negeri. Anak Agung Gde Mayun juga mengucapkan terimakasih kepada pengurus PMI Gianyar yang meskipun dengan berbagai keterbatasan yang dimiliki, kini sudah bisa menjalankan tugas-tugas dengan baik. Pihaknya berharap agar PMI Kabupaten Gianyar lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanannya kepada masyarakat. Karena tugas-tugas yang dilakukan PMI adalah merupakan yadnya yang didasari rasa tulus ikhlas. (sar)