JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI - fajarbali.com | Perkembangan penyebaran virus corona di kabupaten Bangli kembali menunjukkan trend kenaikan. Pasalnya, dari dua hari terakhir, secara beruntun kenaikan mencapai12 kasus.

Dimana, kenaikan signifikant terjadi pada sabtu (27/06/2020) sebanyak 8 kasus dan Minggu (28/06/2020) sebanyak 4 kasus warga Bangli dinyatakan positif covid-19. Salah satu kasus yang terbaru, menimpa seorang pedagang asal desa Songan, Kintamani yang selama ini berjualan di pasar Galiran, Klungkung.

 

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa saat dikonfirmasi, Minggu (28/06/2020), membenarkan masih terjadi penambahan kasus warga Bangli terpapar virus corona. Kata dia, dengan penambahan 12 kasus baru sejak dua hari terakhir ini, jumlah akumulasi total kasus terkonfirmasi menimpa warga Bangli sampai saat ini sudah di angka 146 orang. "Kabar baiknya, sebanyak 112 orang dinyatakan telah sembuh, dan 34 orang lainnya masih menjalani perawatan," ungkapnya.

 

Untuk penambahan kasus kali ini, didominasi akibat penularan transmisi lokal, ada pula yang tertular dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terpapar lebih dulu. Kata dia, untuk penambahan terbaru, salah satunya merupakan seorang perempuan 39 tahun yang berprofesi sebagai pedagang di Pasar Galiran, Klungkung asal Songan, Kintamani. "Yang bersangkutan terkonfirmasi positif, diketahui karena merupakan PDP di Puskesmas Songan. Untuk sementara masih menjalani isolasi di rumah dan akan ditindaklanjuti besok (Senin hari ini-red)," kata Dirgayusa. 

 

Sementara sisanya dijabarkan, 3 kasus di Banjar Abuan, Desa Abuan, satu warga Tanggahan Peken, Desa Sulahan, satu kasus di Langgahan Timur, Kintamani, satu orang dari Malet Kaja, Desa Tiga, satu kasus di Penida Kaja, Desa Tembuku dan satu orang dari Mangguh, Kintamani. Kemudian dari Banjar Susut Kelod, Desa susut yakni seorang pria umur 30 tahun. Dia  terkonfirmasi positif akibat kontak dengan kasus positif sebelumnya di wilayah tempat tinggalnya. Lalu seorang pria usia 50 tahun dari Bangun Lemah, Desa Apuan, yang berprofesi sebagai tukang ukir. Dia diketahui positif covid -19 karena sebagai PDP di RSUD Bangli. Satu lagi seorang pria usia 19 tahun asal Banjar Dalem, Desa Songan, terkonfirmasi positif diketahui karena merupakan PDP di Puskesmas Songan. 

Dengan masih terjadinya trend kenaikan kasus covid-19 di Kabupaten Bangli, Wayan Dirgayusa, kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar Bangli segera bisa bebas dari penyebaran pandemi virus corona ini. (arw)