JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI - fajarbali.com | Upaya pembinaan dan pengawasan terkait pelaksanaan Surat Edaran Gubernur Bali dan Bupati Bangli tentang upaya pencegahan penyebaran virus corona, terus digencarkan Sat Pol PP Bangli dengan melakukan pengecekan lapangan ke belasan titik.

 

 

 

Pengecekan dilakukan mulai dari wilayah Kecamatan Susut dan Bangli pada Selasa (17/03/2020) menyasar sejumlah lokasi seperti toko modern, tempat makan atau café, termasuk sekolah-sekolah dan beberapa tempat publik lainnya yang ditenggarai kerap dipergunakan untuk tempat nongkrong para pelajar. Alhasil, sejumlah pelajar SMP yang ditemukan sedang mencari wifi di salah satu sekolah menengah atas di Susut, langsung dibina dan dihimbau untuk pulang. “Selain itu, saat pengecekan dilakukan kesejumlah toko modern dan tempat-tempat public lainnya, banyak kita temukan belum menghiraukan SE Bupati Bangli poin ke-6 untuk melakukan penyemprotan disinfektan,” ungkap Kasatpol PP Kabupaten Bangli I Dewa Agung Suryadarma saat dikonfirmasi Rabu (18/6/2020).

Kata dia, pengecekan lapangan menindaklanjuti dan mensosialisasikan SE Bupati Bangli SE Bupati Bangli No. 197 Tahun 2020 terkait upaya penanggulangan dan pencegahan virus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Bangli, kembali dilakukan Rabu tadi (kemarin). Kali ini, pengecekan yang dilakukan jajaran Satpol PP Kabupaten Bangli menyasar kecamatan Kintamani, termasuk Kantor Camat Kintamani. Setidaknya ada sebelas tempat yang dijajagi petugas. Yakni Indomart Penelokan 1,  Alfamart Penelokan 1, Indomart Penelokan 2, Alfamart Penelokan 2, Cafe/Restoran Akasa, cafe/restoran Bike Kopi, Bimart Penelokan, Indomart Penelokan 3, Indomart Batur, Alfamart Batur, Indomart Kintamani dan Kantor Camat Kintamani.

Ditegaskan Kasatpol PP Dewa Agung Suryadarma, dari semua tempat yang dicek, didapati sebagian besar toko maupun kafe/restoran di Kintamani belum menindaklanjuti SE tersebut, khususnya point enam yaitu melakukan penyemprotan disinfektan. “Tindakan yang sudah mereka lakukan baru sebatas penyediaan pembersih tangan berupa tisu basah untuk petugas jaga toko. Sementara untuk melakukan penyemprotan rata-rata banyak yang belum melakukan,” bebernya. Diketahui, baru Restoran Bike Kopi yang sudah melaksnakan penyemprotan disinfektan secara mandiri, serta penyediaan Hand Sanitizer pada pintu masuk.

Karena itu, pihaknya mengimbau dan mengarahkan pada masing-masing  untuk segera melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri, serta menyediakan Hand Sanitizer untuk pengunjung di setiap pintu masuk. "Hasil koordinasi di Kantor Camat Kintamani, penyemprotan disinfektan sudah dilakukan dan pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan seperti biasa namun dibatasi," tegasnya. Sementara dari pantauan di Kawasan obyek wisata Penelokan, kondisinya tampak mulai sepi dari aktivitas wisatawan. Lebih lanjut, untuk pengecekan dan sosialisasi penerapan SE Bupati Bangli tersebut akan terus digencarkan lagi. (arw)