JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography

BANGLI-fajarbali.com | Diduga lantaran sakit-sakitan, seoarang nenek asal Pondokan Kumbuh, banjar Kedui, Tembuku, Bangli nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban Ni Wayan Masih (85), ditemukan telah meninggal dunia dengan kondisi tergantung menggunakan selendang di yang diikatkan di lambang rumahnya, Minggu (10/2/2019).

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP. Sulhadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kasus ulah pati tersebut. Disampaikan, kronologis kejadian diketahui pertama kali oleh saksi I Ketut Linggih (41). “Saat itu, saksi Ketut Linggih yang setiap harinya membawakan makanan ke korban, sekitar pukul 09.00 wita justru melihat korban sudah terikat selendang kain,” ungkapnya.

Saksi saat itu, sempat memanggil korban dan berupaya membangunkan. Namun tidak ada reaksi sehingga saksi yang khawatir dengan konidisi korban memanggil saksi lainnya  I Nyoman Tirta (44) dan bersama sama menuju korban. “Karena dilihat korban dalam keadaan tergantung dan diperkirakan sudah meninggal, selanjutnya saksi saksi menelpon Babinkamtibmas Desa Tembuku dan Bendesa Adat Kedui,” jelasnya.

Lebih lanjut sesuai hasil pemeriksaan medis, diterangkan korban nyatanya sudah meninggal diperkirakan 3 atau 4 jam sebelum ditemukan tergantung.

“Pada diri korban setelah diperiksa, tidak terdapat tanda kekerasan, tidak terdapat luka, pada alat kelamin keluar cairan / air mani, kotoran, perut kembung, pada mulut keluar air liur, sehingga dapat disimpulkan korban murni meninggal karena bunuh diri,” ungkap AKP. Sulhadi. Motifnya, sesuai keterangan saksi-saksi diperkirakan karena korban sudah tua, pikun dan sakit sakitan. “Motif korban bunuh diri, kemungkinan karena depresi karena selama ini telah sakit-sakitan. Lebih jelasnya, kita masih terus melakukan pendalaman kasus,” pungkasnya. (ard)