JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BANGLI
Typography
BANGLI - fajarbali.com | Badan Pengurus Cabang (BPC) Indonesia Chef Assosiation (ICA) Kabupaten Bangli masa bakti 2020-2025 secara resmi dikukuhkan. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) ICA Bali, Chef I Gede Putu  Hendra Mahena, Minggu (9/8/2020).




Pelantikan yang digelar di Warung Citra Rasa Bangli, dihadiri  anggota DPRD Kabupaten  Bangli I Wayan Mertha Suteja, Kadis Tenaga Kerja dan UKM Ni Luh Ketut Wardani, Kadis Pariwisata dan Kebudatyaan Bangli I Wayan Adnyana serta Ketua PHRI Bangli  I Made Marjana.  Saat itu, Badan Pengurus  Cabang  ICA Bangli periode 2020-2025 yang dilantik yakni Ketua Aprie Irawan, Sekretaris  I Gusti Ngurah  Arsa Wijaya dan Bendahara I Nengah Sueka dan Putu Oka Detanti Adelini. duus

Ketua BPD  ICA  I Gede Putu Hendra Mahena  dalam sambutannya mengatakan pasca dilantik pengurus BPC ICA Bangli sudah bisa membuat program kerja  lima tahun kedepan.  Disamping itu, pengurus agar melakukan koordinasi dengan Pemkab Bangli sehingga progam yang disusun berinergi dengan program pemerintah. “Pengurus ICA  Bangli harus bisa membuat buku khas kuliner Bangli dan hal ini bisa menunjang program promosi wisata Bangli,”pintanya.

Sementara anggota DPRD Bangli I Wayan  Mertha Suteja pada kesempatan itu juga meminta agar pengurus ICA Bangli yang baru dilantik agar bersinergi dengan Pemkab Bangli dalam menyusun program. Dia meminta ICA Bangli ikut membantu mempromosikan masakan khas  Kabupaten Bangli. Dengan demikian masakan khas Bangli ini bisa dikenal oleh masyarakat luar. “Kalau masakan khas Bangli bisa lebih dikenal masyaralat luar maupun wisatawan tentunya nanti akan berimbas pada pendapatan masyarakat lokal,”ucap anggota Fraksi PDIP di DPRD Bangli itu.

Menurut Mertha Suteja, di Bangli banyak resep masakan yang khas yang bisa diperkenalkan ke masyarakat luar. Dia mencontohkan kuliner yang menyajikan ikan nila, belakangan ini sudah makin dikenal oleh masyarakat Bali, jadi kehadiaran ICA bisa mengangkat masakan  agar lebih dikenal, tidak saja di Bali namun bisa juga ke luar daerah maupun luar negeri. “Kita harap ICA bisa membuat program yang nanti bisa mempromosikan Bangli, khususnya dibidang kuliner,”pinta pria kelahiran Desa Kayubihi tersebut. (arw)