JA Teline V - шаблон joomla Форекс

TABANAN
Typography

TABANAN-fajarbali.com | Pansus I DPRD Tabanan menggelar rapat internal membahas Ranperda tentang Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata, di Ruang Rapat DPRD Tabanan, Kamis (2/5). Ketua Pansus I, I Gusti Nyoman Omardani mengatakan bahwa dalam rapat internal yang diikuti oleh Pansus dan Tim Ahli tersebut pihaknya ingin menyempurnakan draft ranperda tersebut, sehingga dilakukan beberapa penambahan seperti penambahan bab.

Dalam rapat internal tersebut disepakati bahwa draft ranperda selanjutnya akan dirapatkan dengan pihak eksekutif.  “Ada beberapa hal yang kita tambahkan, diantaranya untuk menopang konsep hulu-hilir maka perlu ada pemasaran, baik pemasaran proses olahan atau lainnya yang merupakan hasil pertanian dan perkebunan di Tabanan,” ujarnya Jumat (3/5).

Di samping itu, pihaknya juga menambahkan aturan yang berkaitan dengan Taman Teknologi Pertanian (TPP) karena pihaknya ingin ada satu bab khusus yang mengatur hal tersebut. Menurutnya TPP merupakan roh dalam pengembangan agribisnis terintegrasi sehingga dirinya berharap dikelola khusus dalam bentuk UPT. “Sehingga kita usulkan 1 Bab khusus pembahasan TPP. Dan nantinya kita akan ususlkan UPT untuk mempermudah dalam perencanaan anggaran pengolaan TPP,” papar Omardani.

Pihaknya juga berharap dibuat master plan khusus TPP yang berlokasi di Desa Sanda, Kecamatan Pupuan, Tabanan. Dan tahun ini TPP rencananya asetnya akan diserahkan ke daerah. Dengan begitu maka akan lebih mempercepat kawasan KPPN termasuk Nikosake. “Dan kita tinggal melakukan rapat kerja dengan eksekutif untuk mendapatkan persetujuan bersama untuk mengetahui pandangan eksekutif seperti apa ranperda ini karena bukan pendelegasian UU tetapi kebutuhan masyarakat dalam rangka pengembangan wilayah Tabanan yang berbasis pertanian,” jelasnya.

Rapat kerja nanti akan diikuti oleh leading sektor terkait seperti Bapelitbang, Dinas Pertanian, Dinas Pariwisata, termasuk Disperindag dan Dinas Kebudayaan. Kendatipun sejauh ini tidak ada kendala, dirinya berharap nantinya ada kesungguhan dari semua pihak untuk melaksanakan Perda tersebut secara sungguh-sungguh. “Sehingga dengan wacana yang sudah sangat bagus, kita harap implementasinya juga baik di lapangan,” pungkas politisi asal Pupuan tersebut (kdk)