JA Teline V - шаблон joomla Форекс

TABANAN
Typography

TABANAN-fajarbali |Meski di tengah pandemi tak menyurutkan sangat para atlet Petanque untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Year End Open Petanque Competition ke-3,  yang diadakan oleh FOPI (Federasi Olahraga Petanque Indonesia) Bali.

Hanya saja, kejuaraan dimasa pandemi menyebabkan peserta berkurang bahkan FOPI Pusat hanya menginjinkan 2 nomer pertandingan yaitu singel putra dan putri serta nomor double open, dan nomor yang tidak boleh diikuti nomor triple open dan nomor shooting merupakan sebagai ajang bergengsi dan dipastikan bisa membuat kunjungan penonton. 

 

Hal tersebut sampaikan oleh KetuaKetua Umum FOPI Tabanan I Ketut Westra, para peserta yang ikut andil bertarung Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Hanya peserta DKI Jakarta saja yang tidak ikut akibat adanya pemeriksaan tes covid-19, padahal sebelumnya mereka sudah daftar, " Paparnya Senin (28/12). 

 

Lanjutnya Ketut Westra menjelaskan, kejuaraan nasional Petanque berlangsung selama empat hari, dari tanggal 27 hingga 30. Dalam pelaksanaan kejuaraan tersebut seluruh peserta sudah mengikuti protokol kesehatan, bahkan sebelum dimulai pertandingan setiap bola sudah di cuci terlebih dahulu. 

 

"Untuk mencegah adanya cluster baru, para atlet luar Bali wajib membawa surat keterangan bebas COVID-19," Jelasnya. 

 

Ajang Year End Open Petanque Competition ke-3 merupakan ajang silahturahmi dan persaudaraan atlet-atlet petanque di Tanah Air. Bahkan dalam ajang nasional ini diikuti oleh atlet nasional dari Lamongan dan Kudus. 

 

“Harapan saya dengan event ini mampu menambah teman, mampu menambah saudara para atlet-atlet petanque di Tanah Air, karena tanpa teman, tanpa saudara kita bukan apa-apa,” ujar Westra. kdk