JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography

NEGARA - fajarbali.com | Kasus positif Covid-19 di Jembrana bertambah lima orang, satu di antaranya terkonfirmasi positif adalah seorang masih bayi berusia satu bulan. Bayi itu asal Desa Yehembang Kangin Kecamatan Mendoyo. Hal tersebut disampaikan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, saat memberikan keterangan pers di RSU Negara, Senin (13/7/2020). 

Sebelumnya bayi tersebut dirujuk dari Puskesmas I Pekutatan dengan riwayat kesadaran menurun. Karena kondisinya seperti itu dirujuk ke RSU Negara. Namun lantaran kondisi menurun, akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah. Menurut Arisantha, karena ada riwayat demam, bayi itu dimasukan dalam kategori PDP. Selanjutnya pada bayi itu dilakukan swab dan hasilnya positif covid-19. Pihak belum mengetahui atau menyimpul dari mana sumber penularannya. Pihaknya masih melakukan penelusuran. "Saat ini , kita masih lakukan tracing kontak dari pasien tersebut dan akan segera dilakukan swab," ujarnya lagi. Sesuai keterangan yang diperoleh ayah dari bayi itu, bekerja sebagai sopir travel dan ibunya seorang ibu rumah tangga bertempat tinggal di Denpasar, tetapi ber-KTP Jembrana. Sementara empat pasien positif lainnya di antaranya seorang ibu hamil asal Dusun Melaya Tengah Kelod Kecamatan Melaya dengan usia kandungan 40-41 minggu. Kemudian suaminya yang berprofesi sebagai sopir logistik Negara-Denpasar juga terkonfimasi positif. Kedua pasien positif Covid-19 kini menjalani perawatan di RSPTN Udayana. Pasien positif  keempat adalah warga dari  Dusun Pebuahan Desa Banyubiru. Pasien ini terkonfirmasi positif setelah melakukan swab test mandiri di Denpasar. Sedangkan, untuk penambahan positif kelima merupakan pasien PDP yang sebelumnya dirawat di RSU Negara. Pasien ini asal Desa Budeng Kecamatan Jembrana berprofesi sebagai sopir.  

Sementar diluar penambahan pasien positif, pihak RSU Negara   mengumumkan kesembuhan lima orang pasien covid-19. Tiga diantaranya tercatat sebagai pasien positif serta dua orang merupakan PDP. Kesembuhan tersebut disampaikan oleh Direktur RSU Negara dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwatha didampingi Kabid Pelayanan Medis Dr Gede Ambara Putra. Menurutnya, pasien sembuh berasal dari Desa Candikusuma Kecamatan Melaya berprofesi sebagai pedagang . Pasien asal Candikusuma Melaya ini sebelumnya menjalani perawatan di Ruang Isolasi RSU Negara , bersama anaknya yang berusia 11 tahun.  Pasien sembuh kedua asal Nusasari , Melaya seorang warga PMI . Sedangkan pasien ketiga seorang nenek  berusia 65 tahun dari klaster banjar munduk Kaliakah. Pasien lansia ini dirawat sejak 23 juni 2020. Ketiga pasien positif sembuh tadi , kata Parwatha dari hasil swab dua kali negatif berturut-turut pada tanggal 8 dan 10 juli 2020. “ Kami ucapkan selamat kepada seluruh pasien yang sudah dinyatakan sembuh. Meski demikian , dirumah nanti tetap patuhi protokol kesehatan . Jika memungkinkan sementara ini tetap dirumah dulu menghindari terinfeksi ulang , “ ucap Parwatha.
 
Data disebutkan jumlah pasien positif dari total tercatat 51 kasus Sedangkan 39 orang sudah dinyatakan sembuh. W-003

 Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha saat memberikan keterangan pers Senin (13/7/2020).