JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography

NEGARA - fajarbali.com | Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana kembali mengumumkan kesembuhan pasien, Jumat (5/6/2020). Sebanyak 6 pasien covid-19 dipulangkan. keenam yang dipulangkan di antaranya 1 orang pasien positif covid serta 5 orang PDP. Kesembuhan pasien disampaikan langsung Bupati Jembrana I Putu Artha bertempat di halaman belakang RSU Negara.

 

Satu orang pasien positif covid-19 , merupakan warga PMI asal Desa Tegal Badeng Barat Kecamatan Negara. Sebelumnya, pasien ini menjalani karantina disalah satu hotel di Kecamatan Jembrana .

 

 

Lima PDP  dan Satu Positif Covid-19  Dinyatakan Sembuh

 


Sedangkan 5 pasien PDP, rinciannya warga Pengambengan 2 orang , warga Desa Tuwed 1 orang, Lelateng  1 orang dan 1 orang warga ber-KTP Gresik yang berdomisili di Loloan Timur.  

Seluruh pasien dinyatakan sembuh dari hasil test swab dua kali berturut-turut.  Sebelumnya mereka dinyatakan PDP dan diharuskan menjalani isolasi karena hasil test rapidnya reaktif.
Secara akumulatif kasus Positif Covid-19 di Jembrana  sampai saat ini  sudah mencapai 19 kasus. Rinciannya, 13 pasien sembuh, 6 pasien aktif sedang dirawat. 

Bupati Artha selaku ketua gugus tugas mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan diantaranya social dan physical distancing agar mencegah penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19. Artha juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran RSU Negara, khususnya tim medis terlibat langsung dalam penanganan  covid-19 di Jembrana Bahkan, Artha  meminta masyarakat untuk terus memberi dukungan atas kerja paramedis menangani para pasien. “Kita berikan dukungan kinerja tim medis dengan cara  meringankan beban mereka. Mari  tetap laksanakan langkah protokol kesehatan. Seperti  menjaga jarak di tempat tempat umum, hindari kerumunan orang, cuci tangan sesering mungkin serta tidak menyentuh mulut, mata dan hidung dengan tangan kita yang belum bersih," terang Artha.

Selain itu, kepada pasien yang sudah dipulangkan, Artha juga berharap mereka tetap jalankan isolasi diri dirumah dulu. Menjaga jarak aman dengan penghuni rumah dan keluarga. “ Kendati hasil swabnya sudah dua kali negatif , kita berharap pasien ini tetap jalankan protokol covid-19 yang berlaku. Tinggal dirumah dulu dan laporkan hasilnya ( sembuh dengan  swab negatif)  kepada pejabat desa setempat agar tidakterjadi kesimpangsiuran informasi dimasyarakat,“ tandasnya.

Sementara Direktur RSU Negara dr IGB Ketut Oka Parwata menyampaikan hingga kini RSU Negara masih merawat sebanyak 11 pasien covid-19. Dari jumlah itu, 5 orang merupakan PDP dan 6 orang positif covid-19.Dari 6 orang pasien positif tadi, turut dirawat pasien asal Kelurahan BB Agung- Negara, yang juga kasus transmisi lokal satu-satunya di Jembrana. “Pasien itu sudah menjalani perawatan sejak 4 april 2020. Artinya sudah lebih dua bulan berada  di ruang isolasi. Bahkan pemeriksaan swab sudah dilakukan sebanyak 19 kali," terang Parwata. Terkait penangan lanjutan, Parwata menjelaskan ada rencana untuk segera merujuk pasien itu ke RS PTN Unud. Menurutnya, secara alat dan tenaga ( dokter ahli ) RSU Negara sangat memadai dalam penanganan  covid-19. Ruangannya juga masih mencukupi, terbaru sudah ada tambahan 10 bed. “Penyakit ini ( Corona ) yang terus berkembang, sehingga  perlu juga kita rujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi. Artinya pasien akan mendapat penanganan dan layanan lebih intensif, lebih lengkap dan lebih banyak. Tenaga ahli yang menangani juga lebih banyak," terang Parwata. Selain itu kata dia,  sudah ada obat baru yang sementara ini  terbatas didistribusikan di RS PTN Unud saja, belum ke RS Rujukan lainnya. “Kita ingin coba rujuk  ke fasilitas kesehatan lebih tinggi. Tapi sebelumnya, dilakukan KIE (komunikasi, informasi, edukasi) dulu kepasien bersangkutan. Apabila beliau setuju, langsung kita lakukan rujukan,“ terangnya.(prm).