JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Pencegahan terhadap penyakit rabies terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, berupa pemberian vaksinasi, kembali dilakukan Dinas Peternakan Jembrana. Upaya pencegahan lewat vaksinasi dilakukan mulai dengan penyisiran ke desa-desa, Selasa (18/6/2019).

Vaksinasi rabies sebelumnya sudah dilakukan beberapa waktu secara massal. Kegiatan vaksinasi kali ini, merupakan gerakan vaksinasi terhadap HPR yang belum tervaksin.

Dari data yang diperoleh kemarin, tercatat sebanyak 42.090 populasi HPR di Jembrana. Sedangkan yang sudah tervaksin rabies secara massal beberapa waktu lalu sebanyak 39.081 ekor anjing. Vaksinasi rabies yang dilakukan sekarang ini, mulai dilakukan kembali hingga akhir Bulan Juni. 

Penyisiran vaksinasi rabies ini difokuskan pada anjing yang belum tervaksin seperti salah satu anjing peliharaan milik Ni Wayan Sukarmi, warga Kelurahan Banjar Tengah Kecamatan Negara. Beberapa HPR lainnya yang belum tervaksin rabies juga disasar dan dilakukan vaksinasi. 

Terkait ini, Kabid Kesehatan Hewan dan Kemavet, I Wayan Widiarsa kemarin menyebutkan vaksinasi rabies ini dilakukan untuk mencegah adanya HPR yang belum tervaksin sehingga rentan akan tertular rabies.

"Di kelurahan ini beberapa hari yang lalu sempat terjadi anjing yang positif rabies. Anjing yang tertular rabies tersebut merupakan anjing yang luput saat vaksinasi yang dilakukan Bulan Mei lalu. Sekarang kita kembali lakukan vaksinasi untuk mengurangi penyebaran rabies," paparnya. 

Sementara data dari dinas terkait mencatat jumlah kasus gigitan anjing di Jembrana mulai Januari hingga Mei tahun 2019 tercatat 1.258. Sedangkan kasus gigitan anjing teranyar pada tanggal 9 Juni lalu di Kelurahan Banjar Tengah Kecamatan Negara. (prm)