JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Setelah dimediasi oleh pihak desa, kandang peternakan ayam petelur disidak Sat Pol PP Jembrana, Kamis (3/1/2019).

Kandang ternak ayam petelur yang berlokasi di Banjar Wali Desa Yehembang Kecamatan Mendoyo, diduga sebagai penyebab munculnya serbuan lalat yang dikeluhkan warga setempat.

Sat Pol PP Jembrana yang dipimpin Kabid Penegakan Perda, Made Tarma melakukan pengecekan kondisi kandang ternak ayam tersebut. Sidak juga diikuti Kasi Trantib Kecamatan Mendoyo, Perbekel Yehembang, Made Semadi. Kedatangan Sat Pol PP ke kandang ayam itu langsung bertemu dengan pemilik kandang, I Made Arnawa Persada yang didampingi satu orang pekerja.

Kondisi Kandang ternak ayam petelur itu, terlihat kontor dan dipenuhi lalat. Kotoran ayam berserakan dan menumpuk di bawah kandang. Saat itu, tampak seorang pekerja sedang membersihkan kandang.

Selain itu, saat diperiksa ternyata memang benar usaha ternak ayam petelur itu, belum mengantongi izin. Hanya saja, pemilik kepada Sat Pol PP menunjukan persetujuan penyanding yang dibuat tahun 2016, sewaktu baru mendirikan usaha peternakana ayam petelur.

Made Tarma kemarin mengatakan pihaknya sudah melakukana pemeriksaan dan memang usaha ternak ayam tersebut belum mengantongi izin. Selain itu, kondisi kandangnya memang kotor dan banyak lalatnya. “Setelah kami cek, usaha ternak ayam ini memang belum memiliki izin,” ujar Tarma.

Tarma menegaskan supaya pemilik kandang segera mengurus izinnya. Namun lantaran usaha ternak ayam tersebut hanya memiiki 1300 ekor ayam, pemilik kandang ternak ayam itu, wajib mengurus izin Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sebelum mengurus izin, terlebih dahulu pemilik juga harus memperoleh persetujuan dari penyanding.

“Pemilik kandang, kami minta untuk meminta persetujuan penyanding ulang, karena persetujuan penyanding yang dulu itu, sudah lama dan tidak dilanjutkan,” ujar Tarma. Apalagi kata Tarma, kondisi sekarang ini sudah timbul keberatan dari warga.

Bukan hanya itu saja, pemilik kandang diminta untuk melakukan pembersihan kandang secara berkala. Hal ini untuk mengurangi banyaknya lalat yang muncul.

Sementara pemilik kandang I Made Arnawa Persada mengaku akan segera mengurus izin dan terlebih dahulu akan meminta persetujuan para penyanding. (prm)