JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Banyak bermunculan penjualan petasan dan kembang api, menjelang malam tahun baru, Polres Jembrana menggelar operasi petasan dan kembang api di seputaran Kota Negara, Sabtu (29/12/2018).

Operasi yang dipimpin Kabag Ops Polres Jembrana,Kompol M. Didik Wiratmoko menyasar para pedagang kaki lima yang berjualan petasan dan kembang api di trotoar sepanjang Kota Negara. Operasi yang dilaksanakan mulai pukul 20.00 sampai 22.00 wita, berhasil menyita puluhan petasan dan kembang api dari berbagai merk serta ukuram yang memang peredarannya dilarang.

Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol M.Didik Wiratmoko usai operasi ditemui mengatakan sebanyak 80 buah petasan dan kembang api dengan berbagai ukuran dan merk yang dilarang peredarannya dibuatkan berita acara dan diamankan di Polres Jembrana. Dilarangnya peredaran jenis kembang api dan petasan tersebut lantaran tidak memiliki ijin bagi dari Polda Bali maupun Polres Jembrana.

“Operasi ini kita lakukan untuk menciptakan konisi di Jembrana supaya tetap kondusif dan aman, serta dapat memberikan rasa aman pada masyarakat ketika merayakan malam pergantian tahun baru,” ujarnya. Berbagai merk serta ukuran tersebut diamankan itu, ada juga yang berukuran lumayan besar serta panjang.

Tindakan yang dilakukan pihak Polres Jembrana, sempat mengejutkan pihak pedagang kembang api dan petasan yang berada di pinggir jalan. Bahkan rata-rata tak tahu jika merk petasan serta kembang api dilarang dijual.

”Saya tidak tahu, apabila ada beberapa merk petasan dan kembang api yang dilarang dijual. Selain itu, juragan saya tidak memberitahu,” ujar Mustahar (39) salah satu pedagang petasan dan kembang api yang ditemui. Dari dagangannya,  sebanyak 18 kembang api ukuran sedang dan batang ukuran besar diamankan saat dilakukan operasi. (prm)