JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Hujan Angin, Rumah Nenek di Tegal Badeng Barat Roboh

JEMBRANA
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Hujan disertai angin kencang yang terjadi di Jembrana, ternyata membuat rumah berdinding bedek di Banjar Teluk Limo, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, roboh.

Ambruknya rumah Siti Kasma (65) yang tercatat sebagai warga miskin tersebut terjadi sekitar pukul 02.30, Selasa (6/11/2018) lalu. Saat ditemui di rumahnya, Siti Kasma, Rabu (7/11) mengaku ketika rumahnya  hendak roboh, dalam keadaan sedang tidur.

Sedangkan cucunya, Mohammad Hairul Yani (14) terbangun dari tidur dan berniat hendak Sholat Tahajud. Setelah mengambil air wudhu, cucunya itu mendengar ada suara getaran kayu di atap rumah. Cucunya langsung hendak keluar dan menarik neneknya keluar. Nenek itu mengaku pasrah pada cucunya, dan sempat tak mau keluar. Namun cucunya tetap menarik tangan nenek tersebut untuk segera keluar rumah berdinding bedek tersebut.

“Mulanya saya tak mau, tapi ditarik agar segera keluar. Dan setelah sampai di luar, rumah saya roboh,” ujar Siti Kasma didampingi Perbekel Tegal Badeng Barat, I Made Sudiana. Di luar rumah, dia hanya pasrah melihat rumahnya ambruk dan sedih melihat pakaian serta perabotan semuanya basah, termasuk baju sekolah cucunya.

Menurut Siti, rumah yang ditinggali ini, sudah tergolong lama dan dimakan jaman, hingga lapuk. Rumah berukuran bedek 6 x 9 meter, roboh rata dengan tanah. Dia pasrah, karena tak bisa lagi untuk memperbaiki rumahnya, karena memang tak mempunyai biaya dengan penghasil upah sebagai buruh pabrik. Untuk sementara, Siti Kasma mengaku sementara mengungsi di rumah anaknya yang keberadaannya tak jauh beda dengannya. “Saya pasrah dan berharap ada bantuan untuk memperbaiki rumah,” ujarnya berharap.

Mendapat laporan dari masyarakat, Tim Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana langsung turun ke lokasi. Sejumlah petugas BPBD Jembrana melakukan pembersihan terhadap puing-puing rumah yang roboh. Tidak hanya bergotong royong, pihaknya juga menyerahkan sembako dan terpal. Selain itu, juga memberikan bantuan dana serta sembako dari relawan kemanusian.

Sementara, Perbekel Tegal Badeng Barat ,I Made Sudiana dikonfirmasi menyebutkan nenek berusia 65 tahun ini masuk sebagai penerima dana PKH serta raskin atau rastra.

Pihaknya juga akan segera rapat membahas mengenai bantuan bedah rumah untuk Siti dan dianggarkan dari dana desa. "Hari ini kami akan rapat," jelasnya.

Sementara tak hanya di Desa Tegal Badeng Barat yang terjadi bencana, tetapi juga terjadi di rumah milik Najirin seorang nelayan di Dusun Rening Desa Cupel Kecamatan Negara.  Rumah yang baru tahap dibangun dan berdiri tiang serta atapnya, roboh setelah diterjang hujan angin. (prm)